Skip to main content

Full text of "Newsletter KUNCI #14"

See other formats


f s 





SB 9 POO • * 



/* 



1 










V 




Etflsl 14 | September 2004 
ISSN: 1-111-5832 

Gambar sampul oleh EkQ N ligrohO. . 

MMC/diierbiikan 4 kali setahun oleh 
KUNCi Cultural Studies Center. 

KUNCI Cultural Studies Center berdiri pada 
Agustus 1999. bekerja untuk 
mengembangkaii kajian budaya. 
pendicltkan populei. dan pernberdayaan 
ana* muda. 

Tim Kerja 

Alia Swastika (penanggungjawab), 
Annisa, Muharamml.Antariksa, 
Helena E, Rea. M. Sholahuddin, Nuralnl 
Juliastsrti. Yull Andari Merdifcaningsyas. 

Alamat 

Jl, Ireda 100 Yogyakarta 55251. Indonesia 

Tel t62 274 389694 fax. t62 274 566171 

Email 
Editor@kunci.or.ld 

mm 

vnvw.kunci.or.id 

Mailing LiSE 

kuoci-l-Syah oograups.com 

httpv/g roups.yarioo.co m/gro up/k unri-l 

Catalan untuk Kontributor 
fdJliCI menerlrna kinmari artikel 1 .000 
"■"nga 1.200 kata, tanpacatatankaki. 
Referensi hams disebutkan dengan jelas 
{nama penulis. tahun publikasi, judul. 
penerbit dsij dalam dokumen/file cerpi sah. 
KVNCI juga menerlma foto dan ilustrasi 
hiiam putiti, sesuai dengan tcma setlap 
edisi. 

Harga Langrjanan 2003 
(termasuk ongkos klrim dalam negeti): 
Institus I: Rp 40.000. -/tahun. 
Individu: Rp 20. 000, -/tahu n 



Inter-Asia Cultural Studies 
Allilialinrj Journal 

Alternate Cultures (Seoul). Asian Exchange 
(Hongkong), ContRmporary Criticism (Seoul), 
Creation ami Criticism (Seoul), Cultural and 
Social Studies: Translation Series (Hongkong- 
Beijing), Cullureand Communication (Ankara, 
Turkey), Culture/Science (Seoul). Du Shu 
(Beijing), Impaction (Tokyo), intellectual 
Inquiry (Beijing), The Journal ot Arts and 
Ideas (New Delhi), KUNCI Cultural Studfes 
Center (Yogyakarta, Indonesia). Modern 
Thought (Tokyo), Pacarayasara (Bangkok), 
People's Plan Forum (Tokyo), Thought 
(Tokyo), Taiwan: A Radical Quarterly in 
Social Studies (Taipei). UTS fleview: New 
Writings and Cultural Studies (Sydney), 
Working Paper in Sexuality Studies (Chungli. 
Taiwan). 



■ WORKSHOP 

"Workshop Sejarah Komunilas: SI 
Sejarah Keluarga dan Idenlilas" 
KUNCI Cultural Studies Center, 
14,15, dan 22 Agustus 2004 
Workshop untuk anak-anak muda 
ini dikerjakan dengan argumen 
bahwa generasi muda Indonesia 
masa k in i bcrada dalam posisi yang 
sangal ambigu. Mereka adalah 
generasi yangtidak mengalami 
sejarah kolonialismedan masa 
penibentukan gagasan negara- 
bangsa Indonesia, mereka lidak 
mengerli sejarah — karena kuatnya 
lendensi kolonial dalam hislorioi^rali 
Indonesia, dan mereka sekaligus 
berhadapan langsung dan rnenjadi 
kelompok terbesar yang rnenjadi 
korban akselerasi modal global. 
Bagaimana pengalaman 
keindonesiaan mereka terbenluk? 



pejiulisan sejarah di Indonesia yang 
lebih memungkinkan individu- 
individu dan masyarakat untuk bisa 
menyuarakan sejarahnya sendiri. 

Workshop yang diselenggarakan di 
kanlor majalah Gutmagz dan KUNCI 
Cultural Sludies Center ini diikutr oleh 
9 poscrta yang terdiri riari siswa SD 
dan SiVUJ rii Yogyakarla. Dalam 
workshop ini para peserta dibekali 
pengetahun dan teknik-teknik dasar 
dalam pcnulisan sejarah dan 
alternaiit-alternatif mediaiiya (film, 
cerita, pertunjtikan, esai folo, dsb.), 
mengelaborasi lema-tema penuirsan 
sejarah, serta nilai pentingdari proyek 
sejarah keluarga yang akan mereka 
kerjakan. Selanjutnya, selama kurang 
lebih 2 bulan parn peserta ini akan 
mengerjakan proyek sejarah mereka 
sendiri. I lasilnya, sclain akan 
didiskusikan di antara para peserta 




Bagaimana mereka hams bcrtindak 
dan bemegosiasi dengan nilai-nilai 
baru. produk-pmduk kultural baru, 
gagasan-gagasan baru, dan 
kemudian menycrapnya daiam 
konleks keindonesiaan i Ini adalah 
soal-soal yang mendesak dicari 
jawabnya. 

Pada tahapawal ini, kami 
memulai dengan tema sejarah 
keluarga scrta penibentukan 
idenlitas yang ada di dalamnya 
karena keluarga kami anggap 
mcrupakan pinlu masuk yang 
periling untuk memahami identitas 
l<cbangsaan Indonesia. 

Tujuan workshop ini adalah: 
periama, agar partisipan proyek ini 
bisa memahami posisinya di lengah- 
tengah keluarganya: dengan cara 
apa ia dibesarkan, kont'lik nilai 
dalam keluarganya, dsb. Kcdud, agar 
mereka bisa memahami posLsi 
dirinya dan keluarganya di tengaJi- 
tengah komunilas dan konteks sosial 
yang lelish luas. Dan ketiga, untuk 
mencoba kemungkinan baru dalam 



sendiri, nantinya akan dipresentasikan 
di keluarga mereka sendiri, di 
kampungnya. di sckolah, alau di 
mang pameran untuk publik. 

■ FORUM C1E.MAK MEMBACA 

"Indonesia Tertawa: Srimulat sebagai 
Sebuah Subkultur" karya Anwari 
(LP3ES, 1949), Kafe Dekel Rumah, 30 
Mei 2004. 

Srimulal adalah fenomena unik dunia 
lawak Indonesia. Kemunculannya, 
selain memberi inspiras? bag: 
kelompok-kelompok pelawak baru di 
Indonesia, jrjga memerlihatkan 
dinamika sebuah budaya pinggiran 
hertahan di tengah-tengah gencetan 
budaya global, modal, dan kckuasaan 
negara. Kelik Pelipur Lara, pelawak 
Lembaga Bantuan Humor (I BH). 
pembieara diskusi ini, mengupas 
manajemen Srimulal, bagaimana 
kelompok ini menjaga kesolidan 
kolompoknya dan bagaimana pelawak 
menyiasali penampilannya boat 
berkonipromi ripngan selera 



'-" 



penonton. Pembicara lainnya, Yucli 
Ahmad Tadjuddin, sutradara Teater 
Garasi, berhicara tenia ng hubun^an 
humor dengan kekuasaan dan tentang 
jawanisasi yang kerap dikritikdari 
penampilati Srirnulatdi teievisi. 

"Recalling the Indies; Kebudayaan 

Kolonial dan Idcntitas I'oskolonial" 

k.iry.i |oosl I olc Han I n.s Westerbeek 
(Syarikat, 2004), Kafe Dekel Rumah, 
27 |uni 201)4. 

Buku ini memberikan sumbanyan 
berharga pada penuilsan sejarah 
kebudayaan Indonesia, terutama dari 
niasa awal modem isasi sefeita' akHr 
IHOO-an hlngga 1930-cin.Anlariksa, 

pembicara diskusi ini, menyatakar 
bartwa salahsatu nilai peiring 
terbitnya huku ini adrilcih n nilai 
diliriknya henluk-benliik alternant 
penulisan sejarah di Indonesia, Jika 




selama ini sejarah rii Indonesia 
cenderung "di iu is dari aias", kini kita 

bisa melihat bahwa sejarah juga bisa 
"dilulis dari bnwarv". 

"Negeri Fast Food" Icarya Eric 

Schfosscr (Insist Press, 2004), Kafe 

Dclccl Rumah, 25 JaiJi 2004. 

Dal am diskusi ini Amalinda Sawirani 
berhicara leniang poliiik makanan, 
Murtgkin kila tak pernah 
momrjayangkan bahwa kentang 
goreng yang gurih ;itau aynm gorcng 
yang renyah dapat merugikan para 

petani kecil balikan sarrtpai 
mernbangkrulkaii usaha mereka. 
Selama ini ki;a hampi'-hampirlak 
pernah krilis kelika meneensumsi 
maknnar cepar saji. Kila lid ak pernah 
lahu bagaimiina nakanan itu dibuat. 
bagaimana proscsnya, ada berapa 
buruli yang dirugikan don apakah 
makanan yang kita ko"»sumsi ini selial 
ridak huatkifa. I'endcknya. makanan 

bersifat politisi 



ENGLISH SUMMARY 
A dream to be a star (page 4-12) 

Akaffami Fantasi fndosiar (AFt) is thn most popular reality show in 
Indonesia today. This following essay is a summary of audience research on 
AH conducted by KUNti Cultural Studies Center in July 2W4. Ihis essay 
show us thai (he audiences seemed like always have (heir own way in 
deali rg with the information from television, wbi ch also depends on Ihei r 
c:ulrurnl and knowledge capitals. 

AH is a kind of reality show which possible the audience to emotionally 

involved while watching the show. The methods being used by AFI in 

deciding ihe winner considered ro be much more "pailicipaiiveand 
democratic". Through SMS (snort message service* the audience voices are 
tr*e major power to decide lb e winner, not th c judge voice. The selei tion 
process of AFI in r.ix big cilios of Indonesia — Medan, Jakarta, Handung. 

Scmatang. Yogvakarla, and Surabaya— make possible Ihe growth of new 
talents from various cities in Indonesia, the AFI contestant turned out to be 
the new heroes for the cities lhai they represented for. Even the local 

government uses this phenomenon as an opportunity to grow the solidarity 
among their residents. 

An interesting point we should note is the Involvement of ihe president's 
candidate of Indonesia n AFI. Fven VViranto and Susilo Bambang 
Yudhoyono sang two songs that "tight. AFI grand final night was hold a 
week oetore Ihe Flection Day 2004. And we can see clearly that this 
moment was being used lo raise the attention from the young voter, which 
is a h-iilluini thyici* because i I seemed like for the young people coclav the 
presidents campaign issues less interesting than AFI competition and Euro 
2004. 

AFI and Indonesian education (page 14-35) 

The most imponanl keyword in AFI is the "education", start from singing 
skill, acting, personality training, etc, We could say AFI as kind of campus 
based entertainment, which aims to perfect a human perform, more than 
just an enMertainrnenl skiN hut also sport skill, health and psychology 
treatment and the ability to handle situational problems. AFI aims to recruit 
the new national celehr ty, as a new social structure in our modern sociely. 
The difference between All and conventional education system is lhaf AFI 

didn't find difficulties when dealng with rhe public, in standardization term 
or in ihe alumni carrier development. During I he education process, ihe 
AFI finalists already find "link and match" with the public, because AFI 
h«ve programs which involved audience. Being a celebrity in this pop 
world is no longer just a dream, because anybody could be pari of ihe 
showbiz world as long as Uiey passed ihe audition section, they wil to 
follow the cont-actual learning phases, and the most importanl thing is that 
the education is free of charge. 

AFI become a celebrity recruitment system where the competency 
testing will be held by inviting several senior members in the entertainment 
world— si nger, arranger, etc. We can clearly see thai i n AFI educa ticn 
system, the relationship between student and readier is a partnership 
mode. 

My Marriage in Yngyskarla (page 16-17) 

This is my personal reflection on marriage in Indonesia based on my 
own experience. In Indonesia, a marriage is a space where many 
institutions CO ive to fighl their power and influence. A marriage procession 
is not just a momenr where* two persons unite their life, but also a moment 
involved two families, iwo different cultures, and two social classes. 

The marriage procession showed me of how strong the state 
intervention in the personal lives of the people in tfiis country. Ihe slate 
apoaralus intervened the private life through many ways from die power of 
district officer, kampong officer, dislricl office of religion affairs, and district 
office of public health affairs. 



3 



Mimpi-mimpi Menuju Bintan 



AVVAI Mart* lalu lahir scorang bintang bernamaVcri dari 
rahim reality show yangsangat yopulerdi Indonesia saut 
ini, Akndemi FanUsi Indosiar IAFI). Sebagai binlang baru 
yang lahir dari aja^g penrarian bakal di lelevisi, Vcri wajib 
menyandang 'marga AR' selama lima lahun di bclakang 
namanya. Schingga namanya yang scmula Veri Afl'andi 
menjadi Ve~i An. 'Kelahiran' Veri, diikuti oleh puluhan 

binlang baru yang lahir dari rahim API sehi ngga wajib 
menyandang 'mar&a' yang sama. Ada Ma war- AFI, Kia-AFI, 
Tia-AR, Micky-AFI. Haikal-AI I dan sebagainya. Marga 
baru ini begitu fenornenal sehitfgga sctiap kegiatan yang 
dilakukannya sela u mendapat lipuian kliutus di media 
celak maupun televisi. Booming Al I kemudian diikuti oleh 
krm.im:ulan acara serupa sepcrti Indonesian Idol (KCTI) 
dan Kontcs Pangcul Indonesia JTPli. Menurut sua-ei 
jumlah pemirsa Al I berkisar anlara 28.7 40,3 persen dari 
penoncon tdevisi Indonesia saat AFI ri tayangkan. 
Seckngkan Indonesian Idol hanya berkisar artara 23-25 
persen dari pprnirsa rdevisi kerika acara itu diudarakan 
[Kompas, 2 Mei 2004). Demarn AFI dengan tepal melanda 
Indonesia. Tak hanya kaum muda, anak-anakdan ibu-ibu 
rumah langga pun menaruh perhatian khusus pada acara 
ini- Tulisan ini me'upakan ringkasan kajian kecil tentang 
penonton yang dilakukan Kb* NCI Cultural Studios Center 
pada bulan lull 20O4. 

Kajian ini dilakukan dengan dua cara. Pertama, dengan 
ikut nonton bareng salnh snlu malam Konser AH dengan 
responden di salah satu rumah kos di sckitar kampus 
UGM, Yogyakarta Kami mengamati tingkah laku dan 
merckam komenrar-komentar mereka kctika menor.ton. 
Kedua, mengadakan Focus Croup Discussion (FGD) 
tenlangAI I. Responden FGD ini kami peroleh dengan 
cara mengundnng orang-oraug yang kami jnggap 

potential untuk diaj.ik diskusi. Selain ilu kami 
mcnempelkan poster di lempat-tempat yang strategy serta 
menyHbarkaii informasi FGD lewal mailing list. I : GD AFI 
ini kami laksanakan langgal 18 |uli 2004 yang diikuli oleh 
IS responden Claki-lnki dan perempuan), yang berusia 
anlara 19-25 tahun, Kami mcmulai diskusi dengan 
monoiitou layangan malam grand I'inal All 2 dan 
menanyakan mengapa mereka suka rnenonton AFI. Di luar 
dua cara ilu, kami juga mongamati kesebarian peserta 
diskasi unluk rnelihat latar belakang sosial budaya dan 
keseharlan resporden. 

Dari kajian kecil ini, tampak bahwa bahwa penonton 
mnmiliki cara tersendiri dalam menyikapi informasi yang 
ditenma d?ri televisi, lergantung pada modal pengetahuan 
dan budaya mereka miliki. Selain itu, AFI merupakan 
rea/xly show yang memungkinkan adanya kctcrlibatan 
emosional penonton secara lebih mnndalam selama 
rnenonton acara hi Hal ini disebabkan karena metodc 
yangdigunakan AFI dianggap lebih 'partisipntif dan 
demokratis' da lam menentukan siapa yang akan menjadi 
pemenang. Penilaian juri bukan lag* sesuatu yang mullak 

dan lak dapal diganggu gugat fefepi penilaiari pemirsa 
melalui SMS {short message service) Hirut menentukan 
proses inisiasi lahirnya sec-rang bintang. Terlepas dari pro 



dan konlra sisiem penilaian melalui sms, lak dapal 
■flipungkiri, AFI telah berhasil merebut perhatian pemirsa 
Indonesia. Uerikul adalah pcngalaman menonlon dua 
responden yang tcrlihat dalam nonton bareng dan diskusi. 

"Aku pcrlu menonlon AFI unluk melihat kemampuanku" 

April (21 tahun) adalah mahasisv/a fakultas eksakta 

Universitas Oadjah Mm\a. Saya inenemui April di rumah 
kosnya y^ng serJerhana pada sore hari kctika ia membaca 
ko'an. April agak terkejul ketika saya mengajaknya ngobrol 
lentang AFI. "Padahal ada yang lebih fanatik dari aku Iho," 

katanya. Menurul April banipir semua teman kosnya 
menjadi penonton setia AFL Mereka tak mau kctinggalon 
mengikuli rangkaian acara AFI rjap minggunya seperli 
Diari, Jelang Konser, Konser Lliminasi, dan Kilas Konser. 
Kadangkala mereka berkotnentar tentang kapasitas para 
pusorla AFI- biasa disebut akademia — sarnpai prediksi 
siapa yang akan tcreliminasi ter lebih dahulu. April 
rnenonton AFI scjak acara ini perlarna kali ditayangkan di 
Indosiar sekilar Maret lalu. Scbclumnya ia j uga menjadi 
penonton selia Bakal Bckcn (TPIj dan Pop Slar (Trans TV), 
kontes pencarian bakat yang lebih dulu nadir. April me rasa 
perlu menonlon AFI dan reality show sejenisnya karena ia 
ingin melihat knmampuan konteslan dalam penguasaan 
teknis menyanyi. "Scbagai penonton secara lidak sadar 
kita juga menilai siapa yang bisa menyanyi dengan bagLs 
dan siapa yang nodal tnmpang saja." katanya. 

Pada suatu malam minggu, saya ikut nonton bareng 
Konser AFI bersama April dar ipman-trmannya. Kami 

bcrkumpul di salah salu kamar leman kos April yang 
mcmiliki teEevisi. Suasana semakin riuh menjelang jam 8 
malam. Mcnurut April, acara nonlon barerg konser AH 
setiap m,"ilam minggu ilu jararig dilewaikan oleh tcman- 

teman kosnya karena nonton konser AFI RMTtai-ramai Ifbih 
seru daripada menontonnya sendiri. Kudapan dan teh 
hangai membuat suasana semakin aantai dan meriah. 
Selama acara berlangsung, terdengar komentar-komenlar 
sepular pcnampilan, teknik olati vokal para akdemia, dan 
prediksi tentang siapa yang akan teroliminasi. Durasi acara 
yang hampir J jam diikuti dmgan setia. April dan teman- 
lemannya tak rrau meiewatkan konser menegangkan 
unluk menentukan siapa akademia yang rnasib bertahan 
atau harus menenteng kopernya pulang. Momen dramatik 
eliminasi ini merupakan day.i tarik tersendiri bagi 
peiionton Konser AFI. "Kalau Diari alau Kilas Konser sih 
boleh saja ketinggalan, tapi pas malam minggu pas 
puncaknya ya diusahakan harus nonton," kata April, 
Senada dengan April, Ayu, tcman kos April, mengaku 
bahwa ia seringkali meinhila pacarnya untuk puiang lehib 
avval karena ia ingin rnenonton konser AFI. "Meskipun 
lidak ngikutin dari awal, aku usahakan nonton pas akhir 
acara kctika akademia dieiiminasi. Ini sesi png 
mengharakan, kadang aku ikut Sedifv* katanya- April dan 
teman-remannya lebih banyak monghabiskan wa<tu di 

kcs. lelevisi merupakan sarana hiburan di scla-sela 

praktikum dan helajarkuliah. April oemah beberapa kali 
megikuti organisasi di kampLsnya namun semua tidak 



bcrtahan lama. Kini. dia Uda< mcngikuti organisasi 
apapun. Jndwal pniklikun yang padat dan impian 
memiliki IP di alas 3 adalah alasannya untuk ridak 
berkegiatan selain <uli«ih. Ri:«i jenuh belajar ia ret'rcsiing 
dongan menonton acara-aeara yang disukainya di teleyisi 
April mengaku cukup selekiif dergan acara tclcviss yang ia 
tonton, "Ya, sekarang sih, aku ridak rerlalu 'iianidk t<u;i 
ruenonloi AFI 3. Sudan mulai bosan sih. Malah aku Icbih 
suka Indonesian Idol karnna kual tas saara peserlanya 
icbih bagus. Aku juga mulai sering nonton KDI karena 
lebih mcakyat dan meriah," kalanya. 

Perhatian April tcrliadap konlcs poncarian foakat di 
lelevisi tak lepas>dari pengalamannya yang pernah 
mengikuti audisi Top Star. Perempuanberjilbabini pcrnah 

meniirnpikan dirinya Wsa rnenjadi penyanyi profesional. 
la merasa memiliki kemampuan di bidang larik.suara. 
Knlika SMP ia pernah tergabungdalam Mm penyanyi 
inti di sekolah dan mnnjadi penyanyi andalan sekolah 
ketika SMU, Selain ilu. April mcnguasi beberapa tari 
daerah dan pernah morjadi angola kelompok leatcr. 
Dengan bekal ilu, April mencoba ikul audisi. 
Namun ia merasa konies-konies sc-macam itu tak 
mernung<inkcn bagi pcrempunri yaiig l>erjilbab 

sepeiti dirinya. "Pernah ketika audisi Hop Star saya 
ditanya uleh salah satu panitianya tenteng jilbab 
yang.saya pakai.Ya, mungkin Ijcluni milling 
saja. lapi siapa lahu ada stasiun televisi lain 
yang mengadakan audisi khusus agu rohani 
biar perempuan ber jilbab yang punya potensi 
bisa rnemiliki kescmpalan," tururnya. 
Mcnurui April. AFI dan acura sejenisnya 
Sangat berguna bagi anak mjda yang 
memiliki potensi daiam dunia hiburan. 
Ajang seleksinya yang sampai keaaeran- 
dacrah memliuka peluang bagi crang daerah 
unluk mengasah potensi di dunia tarik suara. 

Bagi April, dengan menonlon All ia jadi 
banyak belajar unluk mengasah kemampuan 

yang ia miliki Dari tayangan Diari AFI ia 
banyak mendapatpengefahuan leniang 
tnknik vokal can penlingnya mcnycsuaikan 
lagu dengan warna suara sedangkan pa da saat 
konsei* All ia banyak belajar tcntang teknik 
penguasaan pang^ung dan lampil langsunj*di 
depan publik. ".Aku pcrlu menonlon Af I uitluk 
mcl hat komampuanku," legasnya. Peserta AFI 
yang ia sukai adalah Mawar. dan Tia. 
Mnmirntnya kemampuan kedua akademia ini di 
alas rala-rata peserta lainnya. Secungkan di 
Indonesian idol. April menjagokan Dclon. "Kolau 
penyanyi perempuan lavoritku Mariah Carey dan Siti 
Nurhallza. Kalau penyanyi perempuan, aku leb'h 
condemn).; menilai kualilas suara mereka. Bcrbeda 
dengan penyanyi li?laki yang sering kuidolakan karcna 
cakepnya." iu.ur penyuka miuik pnp ini. In sfiringkali 
melaiih suaranya sambil memainkan gilar di daiam 
kamar. Sistem penilaian AFI incfalui smS y^'ig -oleh] 
kebanyakan orang dianggap '(lemukraCis' dan 'parcisipalif 
dikrilisi April scbagai sarana untuk rnengejar popularilas 
apabila penonton tidak beiiar-I>enar menilai daii kualitas 
suara. Apalagi bila periilaiandidasari uleh senlimen 





«•-*# 




r O 



-4 

J 








ketfeerahan dan simpaii pada rivyayat hidup akademia 
yang berlebihan. 

"Aku mcncoba kritis pada AFI" 

Adi C2b tahun) adalah alumni Fakultas Hukum 
Universrtas Islam Indonesia (UN). Meskipun bukan 
penggemar ranattfe AFI. Adi rnengikuli perkembangan 
reality show yangsedang semarakdi televisi lersebut. Tak 
jarangpula dia mendiskusikan (enomena ini dengan 
tenia n-temannya. Sepcrti ketika KUNG mengadakan focus 
group discussion sore itu. Adi lebih memposisikan dirinya 
wbagai penonton yang berusaha kritis terhadap AFI. Hal 
ini lampak dari beberapa pernyalaannya yang terekam 
dalam diskubi. 

Adi mengaku bahwa dirinya Cidak ml in menonton AFI. 
la mengctahui belapa hebohnya 
acara ini dari leman atau adik- 
adiknya di rumah. Adi mengakui 
bahwa saal menonton televisi 
bersama adik-adiknya adalah 
kesempatan mereka untukdekat 
rian mencerilakan pengalaman 
masing-masi ng. "Pada saal itulah 
suasana yang tcrcipta jadi akrab. 
Ilulah ruang yang membual kami 
dekatsatu sama lain. Sepcrti pada 
saat nonton AH, mereka semua 
kumjtuldan memiliki idola masng- 
masing. .Man tidak mau aku juj>a 



diakral 



>i lit' 






gaining dan nonlon barnng mereka/' ceritnnya. Scbagai 
anakpertama dalam keluarga dan memiliki adik-adikyang 
usianya masih remaja, mau liriak mau cowok berdarah 
Padang inf merasa perlu mengerli budaya populer yang 
deras mengalir dan berusaha mengkritisinya. "Adik-adikku 
masih ABG bangel. Pada sa.it mereka menonton AFI, aku 
sering mengamati lingkah I aku mereka termasuk siapa 
yang mereka idola kan. Biasanya setetah kami menonton, 
kami saling bercerifa. Pada saal ilulah aku memberi sedikit 
pengertian pada mereka dengan sedcrhana lentang budaya 
populer. "sambungnva. 

Namun Adi mengakui bahwa AFI memang sangat 
ienomcnal. "Saking i'enomenainya, acara ini sangat 

rhagai kalangan. Contn-hnya, anak letanggaku 
yang umurnya masih 4 tahun, 
sudah tahu nama-nauia 
akademia AFI. Bia bahkan lahu 
Nia itu seperlinya dekaf dengan 
Adil. Bahkan nenekku sendiri, 
yang umurnya 57 lahun juga 
rahu AM. Ini menarik karena 
dari anak umur4 lahun sampai 
nenekku yang umurnya 57 
tahun lahu s«?mua tcntang AFI. 
Ini tidak lerjadi dengan 
Indonesian Idol. Hanya remaja 
saja yang lehih banyak tahu 
tentang Indonesian Idol 




TRANSKRfP 




Fcndi (23 tahun, mahasiswa iJCM, 
Yogyakarta) 

Waktu AFI 2 aku audisi hari 
pertama. Aku dapat undangan untuk audisi karena aku 
daftamya dari internet. Oleh panilia aku ditelpon. Mereka 
memastikan aku sudah dapat undangan apa belum. Jadi 
yang dajKrt undangan yang di audi si lebih dahulu. Aku ke 
IIC (Jogja Expo Center) membawa undangan itu kemudian 
mdengkapi persayaraian administrasi, daftar ulatig, antri. 
pas masuk per lima orang dan masing-masing disuruh 
nyanyi depan kamera. Setelah itu kif.i masuk lagi ke karnar 
ya mungkin istilatinya kamar keputusan ya lolos apa tidak. 
Bila lolos, baru kila memperkcnalkan diri kila termasuk 
nama dsb, Audisi AFI 3 ini aku nggak JkuL. Sernuln aku 
irigin ikutan, tapi selelah rnelihaf peserta yang banyak 
bangetaku jadi mikir-mikir. Had kedua ini saja hanya 
akan diaudisi 500 orang, kemarin lebih banyak lagi. Lebih 
dari seribu orang. Lagipula ada kesepakatan antara aku 
dan temanku, dia yang iki.it audisi kali ini. Kemarin pas 
aku ikul Indonesian Idol, dia tidak ikutan. 

Antara AFI dan Indonesian Idol sistcmnya hampir sama 
pas audisi. Jadi ada penilaian berlahap juga. Misalnva di 
Indonesian Idol, aku belum dinilai oleh juri utama seperti 
fill DJ. Indra Lesmana, Mulhia Kasim dan Dlmas Djay, lapi 
hanya dinilai oleh guru v<ikal yang kompelen lah. Nah, 
pada lahap kedua baru dinilai oleh juri utamanya. Mereka 
yang iolos bisa ke Jakarta, llupun masih disaring lagi dari 
30 orang men jadi 10 orang kemudian nanli akhirnya 



. ^.aiii f. ■;?(■•' ■-.!*& $;*/ i -,,_{=t ;/*.■ £ 



menjadi 3 orang. Ada temanku 
sekampus yang bisa lolos 
sampai 1 besar nainanya 
I lariyadi. Ya aku akui dia punya 
suara yang bagus. Sejakawal kuliah pun dia sudah 
misnunjukkan kalau punya suara yang bagus. Dia ikut 
Paduan Suara Wahasiswa UGM. pe.rnah ikul Bintang Radio 
dan lelevisi dan beberapa kali lampil di stasiun lelevisi. 
Dia pcngalamannya sudah banyak. Waktu ada Pop Star dia 
juga ikut. 

Menuruiku, Pop Star dan Indonesian Idof yang dinilai 
benar-benar dari suara. Kalau AFI masih melihat 
penampilan yang komersil atau lidak dan itu dinilai oleh 
pemirsa. Kalau Indonesian Idol dan Pop Star, suaranya 
memang bagus -bagus. Motivasi lerbesarku adalah ingin 
mclihal keniampuanku dalam beroJah vokal. Soal lolos 
tidaknya aku sih biasa saja. Kalau masuk ya syukur tapi 
kalau tidak ya tidak kecevva. Gitu aja. Kalau unruk 
menjadi entertainer, aku rasa iya.Tapi aku juga punya 
jalan lain nggak harus rnelaiui nyanyi. Aku juga punya 
kemampuan lain nge-^anre. Kalau nggak bisa molalui 
nyanyi ya ngprfance lah. Aku punya kelompok dance yang 
sedang dalam proses pembentukan dan nanti akan ada 
bunching. Komunilas kami ini heterogen dari bcrbagai 
universitas. 

Lifa {24 tahun, karyawati, Magetan) 

Aku berangkat naik bis jam 5 pagi dari Magetan 
menuju Yogya khusus untuk audisi Al I 3 ini. Alasanfeu ikul 
AFI ya aku tngin tahu saja, sejauh mana sib keniampuanku 



# 



Sfedangkan anak-anaJ{ dan nenek-renek tidak,'' rerila Adi. 
Beberapa kali la malah mengikuli AFI Junior, acara scjcnis 
di indostar yang pesertanya adalah anak-anak. "lya, aku 
pemah lih.il pas mereka curhai. Namanya juga anak-anak, 
curhatnya lugu, naif. Kaya si Samuel, ketika bosan did 
bilang bosan. 'Aku pusing mbak, aku penmen pulang', aku 
melihal ada sesuatu yang lugu da lam dalam 
pcrkataannya," tuturnya. Hal ini dianggapnya berbeda 
dengan tayanggn Diari All yang dianggapnya scmua telah 
diatur. 

Kondisi Indonesia sebagai negata borkembang yang 
tcngah mengadopsi sirnhoi-simbolglobalisasi juga 
monjad perhalian Adi. Menunatnya, kondisi masyarakat 
Indonesia yang mulai bcranjak dari masyarakat tradistonal 
menuju musyarakal industri, memungkinkan nilai-nilai 
batu masuk dan lak cipungkiri bila 
terjadi benturan kebudayaan. Adi juga 
memandang bahwa AFI adalah produk 
birdaya global yang didukung oleh 
kapitalfeme televisi. Maraknya reality 
i/juwsejenis di tetevfel Indonesia sangal 
didukung uleh kondisi dan masyarakat 
Indonesia. Adi meniki bahwa AFI yang 
mcrupakan teaiily show hasil adopsi 
rlari La Acidemia (MeksikoJ ini Jobih 
popular dari pada Indonpiian Idol 
"Karcna AFI lahir di Indonesia, dalam 
kondisi later belakang roasyarakat dan 
negara yang sama dengan Vleksiko. 



Piay5tation,2 «& 



ipOM* 



dalam menyanyi. Tnk ada salahnya kan 

moncoba kemampuan kita. Aku 

sebenarnya aid ah hobi nyanyi &ejak 

kecil. Kclau ada acara-acara mant&ian 

di .Magetan. aku biasanya suka 

diundang untuk menyanyi. Aku juga soring ikul lomfoa- 

lomba nyanyi di Magetan. I.agian, aku punya keingman 

kuat untjk mer>yanyi. Aku pernah kuliah di Surabaya. Di 

sana aku juga menyanyi satu dum kali. Kadang-kadang 

kalau mcnonlon Indonesian Idol di TV aku suka merindinj 
mendengar suara mereka bagus-bagus. Biasanyn sotelah 
itu aku mencoba-GOba nyanyi, melihal kualitas suarnku 
sendiri. Kalau menonlon Diary AFI, aku melihal suara 
mereka juga lidak bagus-bagus amattapi bisa ke Jakarta. 
Makanya, aku coba-coba saja ikutan, siapa lahu 
her unf ung. 

Magetan itu kola kecil. Jadi segala informasi teiitang 
dunia hiburan tBrmasuk audisi AFI 3 ini cukup 
kclinggalan. l*ormulirp«ndallaran AFI i yang lemiual 
dalam tabloid Gaul, aku dapatkan df Frenggalek, lempatkir 
bekerja karcna di Magelan labloid itu tak ada yang jual. 
Langsung aku bcli 3 tabloid. Untuk jaga-jaga saja kalau 
aku salah menuliskan identitasky. Kola yang cukup maju 
dari tempatku adalah Macfiun. Di sana sudah adc kursus- 
kursus uniuk mengembangkan kentampuan vocal, 
modelling, musik atau menari. LSerbeda dengan di 
Magetan. daerahku ini lebih sepi. larang ada kale alau 
lempat yang biasa dipakai untuk berjiyanyi. Sclan>a ini 
kalau lihal oran^ menyanyi di tivl alau di acara-acara lain, 
rasanya kemcccr gitLi ho mbak. jiergen ban get I 




Nah, Meksiko itu 'kan nogara berkembaug juga, pa- 
dengan kondisi Indonesia. Bila kita menonlon AFI, ada 
orang yang Menyanyikan lagu mclayu yang dekal dengan 
budaya dan niemori kotektif kita. Coba kila banding<nn 
dongan Indonesian Idol, ilu berbeda sekali. tidak ada lagu 
bernuansa Iain di Indonesian Idol dan ssj;mcntasinya 
hanya untuk anak muda kota saja kcl ihatannya," kilanya. 
Hal yang juga menari k perhalian laki-laki yang suka 
membaca bulcn-buku filssfat, p^ikologi, hukum dan iosial 
ini adalah tenlanganimo yang luar biasa anak rnuda 
Indonesia terhadap Al I. "Ueribu -rrbu n-arig mpml^eli 
tabloid, anlri mwigumpulkan rormulir kar-ena ingin 
mnnjadi seorang bintang. Itu luar biasa sekali. Kila tuk 
memrjayangkan hal tcrsebul lima lahun ynng falu," 
kaiartya dengan ^kspresif. Tetapi ia merasa bahwa 

bagaimana pun banyaknya penon:on 
yang terllusi oleh AFI, ia juga 
rnempri'diksikan akan niuncul juga 
penonton-penonton y&n^ kritis lerhadap 
televisi. "Pernali aku nonton dengan 
adik-adikku. Mereka bi'lang, Ah. AH 
mulai jelek, masa sih ilu yang 
difoloskan padahal suaranya ma«ih 
bagus yang ini'. Itu berarti ada peniia'ian 
yang cukup kriris clan tidak menerima 
bc^itu saja ,i\>a yangdicekoki tclevisi." 

YULI ANDAKI M. 



Kcscmpaian nyanyi ya paling-paling pas 
mantenan atau ada acara di kantor 
liupali. Aku pernah lo duel dengan istri 
Bupatinya. Ya hanya Iccsempalan- 
kesempatan seperli itu yang soring ada di Magetan. 
Sehingga aku merasa, agak susah oagi orang yang tinggal 
di daerah bila mau serius mengen ibangkan karirdt dunia 
musik. Pas audisi aku grogi banget. Padahal kan disuruh 
nyanyi dan baca noi angka.Tiipi sudahlah kan sudah 

dijalani. 

Ulfa (24 Lahun, karyawali, Magetan) 

Aku juga berasal dari Magetan. Datang; keYog>'a 
bnrcng dengan Lira untuk kut AFI j ini. MungJcin sama 
dengan Lifa ya, aku juga ingin melihal kemampuan 
voc alku. Aku pern ah bekerja di Jakarta dan sempat dengan 
beberapa toman sesekali nyanyi di kafc. Pas mau serius 
nyanyi, ada kabar dari rurnah kalau aku disuruh pulai^ 
karcna ibuku sakil. Jadi aku momutuskan unluk pulang 
dan tinggal di Magetan lagi, Sebagai anak aku pcrlu 
merasa bcrbakli pada omng tua. Makanya aku nggak balik 
lagi ktt lakarta. Menyanyi adalah hobiku sejak kecil. Aku 
tidak memiliki penriidikan formal di dunia nyanyi, semua 
otodidak. Makanya pas tadi diaudisi adu nol angka agak 
gagap. VVaktu berurutan aku bisa molaulkan nol angka eh 
pas mulai fiiacak, aku jadi bingunu,. Aki. grogf bangel p^s 
audisi malahsampai lupa aku nyanyiin ag.u apa. Padahal 
aku bernint bawain lagu Tlie Cranbn tries tapi malah yang 

keluar bukan itu. Ah wis embuh...yanj» pnntinp, aku sudah 
lerusaha. 



@ 



Dari Nada Dering hingga Nyanyian Capres 



Ayo Dukun% lia /Akademia Asli Solo 

Dukung fia. KetikAff (spasr) VA dan kiiim kc 3977 

DI scpa>jany jalan kota Solo perten^ahiin lirni lain 
dengan jeles icrpampang spanduk-spanduk dukungan 
unluk Tia, akademia dari Solo yang kemudian berhasil 

menjadi juara pertama grand final API 2 ■ Bentuk dukungan 

lainnya arialah partisipasi dalam mengirimkan sms ke 
rionior 3977 agar Tia tidak lereliminasi can lelap berada di 
posisi tcratas- Ada pula warga kota Solo yang khusus 
datang ke Jakarta untuk menyaksikan secara langsung 
konser All 1 yang harga tiketnya seharga 75 ribu rupiah di 
Teater Tanah AirkuTMII, scmbari mcngcnakan T-shirt yang 
bertciliskan Putri Soli) MvJahrak Jakarla/Dnri Solo 
Menjkhikkan indon^sia/TimjoKkan Kola Soto Hukan Kota 
JUasa/Ditkung Tia! 

Meski selama in! Tia lebih dikenal sebagai 'Akademia 
dari Scmarang' karcna disosunikan riengan tempatnya 
mengikuti audisi AFS 2, dukungan untuknya dari Solo tidak 
surut, malahan menguat. Tiriak hanya warga Solo yang 
antusias memerlihatkan Hukung-in secant nyala untuk Tia. 
A-jaral pemerinlah kota tersebul juga seakan tak mau 
kelinggainn. Lurah Mojosongo. Djoko Sulistiyo tidak 
segan-segan menyosialisaikun ke wargaiiya unluk memilih 
Tia. Menuruinya, Tiatelah merjadi ikon kola Solo yang 



■ TRANSKRIP 

Ana (23 tahun, mahasis*va UMV, Yogyakarta) 

Aku bengal dari Pekalongan dan seknrang sednng 
kuliah di UniversitasMuhammadiyah Yogyakarta (UMYi 
jurusati llmu Komumkasi. Morivasi t-crbcsarku ikut audisi 
Ar\ 3 ini adalah pen gen menjajal ksmarnpuan dinku saja. 
Aku 'kan sering menyaksikan Diary API yang tiap sore itu, 
seperlinya suara mereka biasa-bsasa saja tapi toh bisa 

men jadi 12 Akademia dan bisa ke Jakarta, Padalial 

suaranya biasa-biasa saja. Yang benar-benar bagus bisa 
dihitung rieiigan jari . Aku malah jadi pengen lahu 
kelebihan mereka apa sf h, padahal suara mereka standar 
banget. In! pertama kali aku ikuf audisi. Pop Star dan 
Indonesian Idol kemarirz aku tidak ikut. Pengalaman 
menyanyi pun hanya pas waktu di Pekalongan s-ering 
nyanyi tli aeara hjjuhbelasan. Aku juga sering nyanyi di 
kamarmandl hehehe. Teman-iernanku juga mendorong 
aku untuk ikut audisi ini. Kata mereka, ikut aja kan c:oba- 
coba siapa tahu pas bcruniung. Aku memang pengen 
bekerja di dunia entertainment, tapi untuk nyanyi ini aku 
nggak tahu cieh. Suaraku pas-pasan. Aku juga merasa 
punya bakat di teater atau drama, Tapi 'kan jarang ada 
audisi unluk biniang sineiron di daerah-daerah. Jadi, 
pencarian bakat seperti yang dilakukan AH meriurutku 
bisa member! kesempaian lebih pada orang-orangdaerah 
yang sebcnarnya punya potens T terpendum dalam bakat 
menyanyi. Tidak hanya orang Jakarta saja yang punya 
kesempatan itu. Orang-oang daerah itu juga punya suara- 
suara yang lak kalah bagusnya. 



dapal mengangkal nama baik kola Solo yang terlanjur 
buruksctclah kerusuhan bcberapa tahun lak. Bahkan 
Wali kota Solo, Slamel Suryanto juga mcngcluarkan dana 
1 5 juta rupiah unluk pendukung Tia ke Jakarta. "Kalau 
yang menyangkut nama baik kota Solo, flak Wali kota tak 

segan-segan mengduarkan dana. Begilu pula dengan Ibu 

Wali kota yang katanya man ke lakarta untuk meriyaksikan 
langsung rualam iinal/' ujar Djoko ketika ia sibuk 
menjadi lim sukses untuk "11a Wimang 
Indonesia So. 686, Juni 2004) 

lak lierbeda dengan Tia, 
Haikal dan Micky pun 
mcmiliki tim sulcBGS untuk 

mengantarkan mereka 
menjadi pemennng AFI. 
Meski tak sefanafik 
masya'akat Solo, 
masya'akat Mecan 
maupun 
masya'akat 

Pekan Barn siap 
mendukung 
akademia AFI 
yang akan 




Tidak ada 
(>ersiapan 
khusus unluk 
ikut AFI ini. 
Aku saja baru 
datang dari 
PekaJongan. 
Langsung 
diberitahu teman 

kos kalau audisinya 

sudah buka. Ya aku 

segera mempersiapkan 

scgala keperluannya. Tidak 

ada latihan khusus untuk lagu 

yang akan aku l;awakan_Ya 

scadanya saja sepcrti aku 

roenyanyikannya sebelum audisi- Pas audisi 

aku membawakan lagu lama yang judulnya Bing. 

I agu itu pemah dibawa oleh Titik Puspa. Terus ladi juga 

disuruh baca notangka, Penjuriannya beriahap, nanti yang 

diamb I 20 besar terus kemudian disaring lagi jadi 3 besar. 

Bagiku, tak ada salahnya mencoba. 

Luri (19 lahun, mahasiswa UNTAG, Surabaya) 

Aku kuliah di jurusan llmu Komunikasi Univcrsitas 
Tujuh Belas Aguslus I UN TAG) Surabaya. Motivasi 

lerbesarku ikul dalam audisi AFI 3 ini karena aku memang 
berniat jadi 'entertainer sejali'. Keltargaku sangat 
mendtkung keinginanku :ni. Makanya aku sudah sejak SD 
sampai SMA aku les vocal dan nan. Selain itu, aku juga 



membnwa iiiimu buik kola mereka. Sebenaniya cukuiiKdii- 
(iukung.in ini lelah muncuf. sejak para akademia mulai 
memawiki karanttna dan «,p>makin ninnguat kcfika 
me-mas-uki tahap eliminasi dan ligu besar. CJubernur 
Sumaiera Ulara, Kizal Nurdin tak scgan-segan mengatnkan 
ririnya akan nwndukung I laikal. "Sebagai orangSumalera 
Ulara saya bangga, perwakilan daerah kani kcmoali bisa 
nwnduduki lempat terhormat di API. Saya jelas 
menjagckan Haikal". [ftintitrg Indonoshi >Jn. C86, Juni 
2004! 

Adarya pcrhatian pcmcrintah daerah tefhadap kontes 

populantas memang bukan bal baru. Telapt gegap 
gempita dukungan nemerinlah rlaerah 

sampai pada mcml.isililasi mass;: urtuk 
mendukungsalah salu akademia 
merupakan kejutan baru yang 
muncul di An. Kola seleksi 
AFI 2 di mam kola besar 
di Indoaesiayaiiu 
Medari, Jakarta, 
Bandung, Son a rang, 
Yo^yakarta dan 

Surabaya, 
memungkinkan 
muncjlnya 
bakat-bakaf 
baru dari 
d.iorah- 




aklii di 

organ isasi di 

sekolah. 
Ketika aku 
masuk kuliah, 
aku makin 
menyukai 
akLivitasku di 
dunia tarik s-uara. 
Meski aku sudah 
tidak ikut les vocal 
karena siliuk di kampus, 
aku masih sering diundang 
nyanyi o!t:h band-hand yang 
ada di kampus. Aku juga sering 
diminta untuk mengganlikan lemanku 
nyanyi salu daa kali di Fcafe.Tar.ii aku 
sendiri belumterlalu sering lampil di kare-kafe. 

Aku secius dengan cita-citaku di dunia hiburart ini. 

Makanyaaku mernilih jurusan di lluiu Koniunikasi karena 
bagiku akan mendukungcila-citaki kelak. Di jurusanku 
'kan ada mata kuliah public (efaticw. Ilmu yang aku 
dapalkan dari mala kuliah ini 'kan misalnya tcntang 
bagaimana menjaga hubungan baikdengan orang lain, 
bagaimana bersikap dengan orang lain dan bagaimana 
kila berkoniunikasi yang baikdengan orang lain, jadi aku 
pikir ini sangal mendukung karirku di dunia hiburan. Trus, 
bakalku 'kan tidak hanya rnonyanyi Aku juga suka nari. 
Makanys ada rencana juga aku ingin pindah kuliah ko 
Institut Sen! Indonesia ilSI) mau ngambil jurusan musik 



daerah. Sefilrgga suasana pcmilihan pemenang melalui 
sms (shoFt message serv/ee) lak bisa dipurigkiri sangal 
dipongnruhi nleh nuansa kedaerahan. Rida akhircuplikan 
Diari AFI sclalu dimunculkan profil para akademia 
lengkap dengan meayebuUan daerah asal alau 

menggunakan bahasa daerah agar penonton mfingirimkan 
sms dukungan keparla mereka, 

Di sini rJapat icilihai b<:hwii ikaian kedaerahan 
dijadikan perskal ernosional anlara akade-miadan 
penon.on sehingga memunculkan dukungan massa yang 
«>lid. Para iibd^mia yang feemula hanyalah remaja-remaja 
yang rnencoba men gad u nasib di dunia hiburan kemudian 
larupil s-ebagai duta alau ikon daerah yang harus dibela 
mati-maiian. Al I be'hasil nenarik perhalian masyarakat 
Indoncs-ia icrnlama rli daor.ih-rianrah karona solamn ini 
konies-konles yang melahirkan binlang baru lidak lerlalu 
disambtil dengan RCgap gompita sampai kc dacrah-daerah. 

Yang lak kalah mengcjulkan adalah para calon 
presiden icaprcs! Pcmiki 2004 pun soakan tcrtulardcnam 
AH. Pada malam grand final AFI 2, di dorcian kursi 
terdepan duduk para capres Pemilu 20CVI di anlaranya 
Anrien Rais, Wiranlo dan Susilo- liambang Vudoyono (SBY). 

Bah kan VViranto dan SftY spmpnl menyanyikan dua bunh 

lagu untuk mttrnmaikan malam injsiasi binlang barii ini. 
"Bagaimana Miss Peach Control?," hjnya SBY koparia 
Trie Ulami, juri letup AFI lenlangpenaiiipilann^a rrialam 
Itu. SBY scngaja beningkah layakiya para akadomia yang 
den^an tekun menyimak masukan juri bila selesai 



atau tari. Itu aku maslh bmgung mau yang mana, karcna 
aku menyukai keduanya. Soal audisi unluk menjadi 
binlang aku kulsemua. Aku ikul Pop Slar, Itldoneslar) Idol 
dan AFI. Ini kan kesempaten untuk menjajal 
kemampuanku, jadiapn salnhnya 'kan? Audisi AFI .3 ini 
aku scngaja ikut audisinya di Yo-gya karena sokaiin mau 

tari infbrmasi lemang kuliah di ISI. Aku pengen tahu 

bagaimana pfosedur les di ISI. Aku dafrar hori periama dan 
nomorku 001G2. Masih nomor kecil ya. Alhamdulillari, 
mas.uk 20 besar. Da'i Yogya akan dipilih !S orarji kc 
Jakarta. Tapi pengumuman^ya masih lama. Katanya sih 
setelah grand final AFI 2. Vv'aktu audisi aku bawain lagu 
Unlukmu Sepalanya Kutb Sahanaya. Sempal grogi juga di 
depan Harvey Malalholo dan t>ici INinik Towo's. Tapi ya 

[din_arld.li. Aku iiien^iuesp di luuidb Lanltku di tClaten, 
seiengah jam dari Yogya. Aku pengen can suasana ba'u di 
Yogya. Ingin mc^ncoba bakatku di dunia rari. Poknknya aku 
ingin scrius di dunir. entertain. Jadi setiap ada kesempatan 
aku akan ikul unluk mencapai impianku ilu. 

Anton (ayah peserta AFI Alvin Kurniawan) 

Saya kesini menganlarkan anak sayn. Alvin Kurniiiwan, 
unluk audisi AFI 3. Anak &aya kul ah di L'niversila^ Krislen 
Duia Wacana Yogyakaria. Dia sekarang sudah mulai 

menyusun skripsi di jurusan Informntika. Alvin memang 
dari kecil suka musik. Dia bisa nienyanvi dan memainkan 
banyak alal rnusik beperli gilar, piano dan drum. Dia juga 
punya band namanya |C Froak. Sebagai orangtua saya 
mongamati botul bakat an^k anak saya. Saya pernah 
nienawarkan kepada Alvin untuk 



msmhawakan sebuah lagu. Hal fni menar k karena malam 
grand final ATI 2 digelar tepal seminggu sebelum hart H 
Pemilirmn Presiden 2004. Momnn ini scngaja 
dimari'aatkan oleh para capres un:uk menarik perhatian 
massa dari kalangan anak muda. 

Bila diamali, ada tiga momcn pcnting yang memecah 
perhatian masyarakal ndo-nesia selama btJan juni-Juli 
200-1 yaitu AFl 2, Euro 2004 dan 
Pemilihan Presiden Rl. Tak bisa 
dipungkiri bahwa isu seputar 

kampanye capres -<alah 

menarik dibandingkan 

dengan Euro 2004 

dan AFl 2. 

"Hokoknya orang 

nggak hnkal 

tcrtariklah kalau 

kila &aat 

me nj a j a kan nyn 

menawarkan isu seputar kampanye 

pemilihan presiden/' ujar Soprapto, 

penjaja koran, snperti termuat di 

harian Kompas, l#|uni 200-1. 
Selain Euro 2004, AFl 2 juga 
lebih menarik perhatian 
masyarakat. Endang (26 tahun; 
pemilik kios rnajaLah clan koran 
di sekilar jalan Kaliurang, 
Yogyakart;: bercerita bahwa ia 



mcngftlola rostauran kftfuarga 
katni, lapi <iia lidak terlarik dan 

lebih memilih musik. Ya sidah. saya 
tidak mernaksariya. Lalu saya 
berusaha riendukungdia. Ya bisa 
dibilarigsaya manajernya lah haha. 
Alvin tin sudah scring main dengan 
bandnya. Saya juga pernab membcntu< 
kelompok vokal ompat cowok seperti T4 

ang khusus membawakan 

agu-lagu 

Mandarin. 

Biasanya kila juga melibat segmen masyarakat yang akan 
kila hibui. Kalau lagu-lagu Mandarin 'kan biasanya unluk 
acara-acara pernikahan. Selain menyanyi, saya merasa 

sekolah teisip nomor satu, Alvin 'kan kuliah di jurusan 
Informatika ya dia jadi programmer. Bakal dia juga sudah 
spesilil; ke pemprograman khusus untuk musik dflP- lagu. 
Jadi mungkin bisa salmgdukung fah. Ini baru kali kedua 
Alvin ikut audisi tingkat nasional ya. Yang perlama ilu 
ike lan audi si Indonesian Ic'ol dan sekarang AFL kemarin 
'kan dia masih sibuk kuliah- Sekarang Linggal skripsi jadi 
bisa lebih punya waku. untuk ikut audisi-audisi seperti ini. 

Sudah relatil tidak menggangu kulinhnya. Kalau audisi di 

lingkal lokal dia sudah seringkali menang. Jadi ya coba 
yang lebih bergengsi. Motivasi ikut AFl ini ya ingin lebih 
dikenal sebagai penyanyi sepertinyn dan bagi kami umat 
krisliari manyanyi ilu kan salah salu benruk pelayanan 
bagi uinal manusia. Sehmgga bisa dikaiakan kalau dia bisa 
lolos dalam audisi ini Iwrartf Ithan telah membuka. 




sengaja memajang majalah atau tabloid rernaja yang 

hersampul akademia All darrpada Surat kabar atau 

majalah yang mengulas tentang calon presiden. "Ya, 
karena yang scdang laris ilu AFl dan sepakbola rapi kalau 
ada yang nyari tentang capites ya saya juga punya," 
lul(.rny.i. Sikapanak muda yangapalis Lerhadap momen 
pemilihan presiden juga dapal lergambar dari 
meningkatnya jumlah golpul Itidak nici lilil:) di kalangan 
kaum muda. lentil saja hal ini cukup mengkhawatirkan 
tim suksos capres mengingal ^uara kaum muda sangat 

prtens al. Sehingga kcmunculan para 
capres padii malam grand final 
AFl 2 dapal dikaiakan sebagai 
pQ iuk mencuri perhalian' 

kaum muda yang men jadi 
peraonlon potenslal AFl 2 
malum ilu. Kesodiaan SltY 
membavvaknn lagu jamrud 
''Pelangi Di Malarnu" sea<an- 
akan menimbulkan kesan adanya 
kepedu! Ian capres terhadap 
'kegiatar posilif yan^di.akukan 
anak muda. 

Hagimanapun kini All telah 

men jadi komodilas b^rnilai linijgi. 

KesukSGKinnya menarik perhatian 

berbagai kalan.Jan melahirkan 

keunlungankciinliingan bagi 



julannya t;ntuk bisa bersaksi bahwa 
dia bisa menjalankan tugas unluk 
melayani umat rranusia. 
Target kami untuk audisi kali ini bisa 
lolos AFl 3. Kalau mlsalnya lidak bi=a lolos 
audisi diYogya, mungkin kila akan ikut 

audisi di kota lainnya. Alvin 'kan sudah 

yunya cukup waktu luang untuk jx-rs-i ke 
kota lain unluk ikul aaidisf. Y.i, saya 
merasa perlu mendukung cita- 
cila Alvin. Uia tidak mau 
bekerja seperti kakaknya 
di rcstoran keluarga kami yang punya cukup banyak 
Cabang di Yogya. \)m sudah memilih dunia entertainment 
sebagai jalan hidupnya. 

Intan {20 lalmn. mahasiswa UGM, Yogyakarla) 

CilaH'ita'<u ada dua yaitu jadi penyanyi a|au jadi pvWfc 
'elation. Aku suka dengan d.ia bidang ilj karena dapat 
berlemu dan berkomunikasi dengan orang banyak. Aku 
suk.i mclihcil perempuan karir yang hisa beikoniuiiikasi 
dan bernegosiasi dengan orang-orang. S*?benarnya dua 
nidangterscbutakan safingrnendukung satu sama Inin. 
Aku kuliah di Diploma Bahasa Inggris, Fakultas llmu 
Bud^ya, Uf!M. Spjak keril aku suka mendengarkan orang 
berbicam memakai bahasa ini. Ibuku juga sangal 
nendukung ketika aku kuliah di situ. Simula, ibu tak 

terlalu suka aku menyanyi. Kare-ia ya mungkin dipikirnya 
karir ini lidak bisa rnemiwrikan mater i secara tetap. Tapi 
ketika aku perlama kali dibayarsehsbis nyanyi, kalau lidak 



epklnr hisnis yanj» mondukungnya Pe?njualan album 

"Menuj l Puncak" yang berisi ro-kaman suara alumni AFI 1 

lei ah ter;ual lebih dart 500 ribu keping dan akan 

mcndapat wple platinum. ftelnni lauj' konser rnereka di 

beberapa kola besar yang mampu menghadirkan ribuan 

remaja. Animo masvavikal yarig begilu 

nntusias menyaksikan API I dan 2 

rlilanggapi Indosiar dengan 

mcmcrluas daorah atdlsiAFI 

^ yaitu ili Makasar clan 

Dcnpasar sehingga menjadi 

8 (faerah. Selain ilu, Indosiar 

juga mulai memroduksi 

sinetron Mennju Puncak 

yang dihintongi oleh bintung 

bin tang All 1 dan AFI Junior. 

Selain kountungan-keuntungan 
milyaran rupiah ini, ada juga percikan 
keunlungan bagi para pcdagang kak 
lima. Endang mengisahkan bahwa ada 
bcborapa judul tabloid dan majalah 
remaja yang ia jual dikiosnya menjadi 
laris selama ATI berlaitgsung. Misalnya 
tabloid Gaw/danJe/fta, yangmaslh 

terhitung baru lerbit ilengari harga 5.000 
rupiah, meningkalpenjualannya scmenjak 
memuattormulir AFI, bcrita tentang 
kehidupan para pcscra AFI dan yang 



salah Rp. 70 ribu, ibu mulai 
berpdtidaiigan lain padd bdkdlku. 
Mungkin dipikirnya, v/ah boleh 
juga anakku hche. ladi pas aku 
ingin daftar AFI dan kontes pintas 
menjadi binlang lainnya, ibu 
sudab mengijinkan bahkan 
bilang, tjh ada AFI kamu ikul 
saja... 

Sebenarnya ada beberapa hal 
yang mendorongku unluk ikul 
audisi pencariau bintang ini, yaitu 
aku ingin lerkenal, ingin sukses di bidangyang aku bisa 
dan ingi-i mcmiliki wadah untuk mcnyalurkan bakntyang 
aku mitiki. Aku sudah sering ikul audisi-audisi seperti ini. 
Sebelum AFI i ini, aku juga ikut audisi Pop Star, 
Indonesian Idol dan AFI 2. Menurutku. bila aku lolos 
audisi, niakd jafan selanjutnya akan lebih mudat\ Selain 
itu, aku ingin mengerti penilaian orang tentang suara dan 
perfnrmanceku ini. Aku sering berlanya pada leroan- 
temanku tentang ini. Mereka bilang suaraku sudah 
lumayan bagus lingga berfmkal jam terbang aja. Makanya 
mereka juga sering mendorongku untuk mengikuti kontcs- 
kontes ini. Yang sudah kulakukan uituk mencapai cita- 
dtaku di dunia entertainment ya pal ing deugan mengikuti 
audisi-audisi, aku bisa menguasai alat musik gitar, bas dan 
piano. Soal siap liriaknya aku di duiia entertainment, ya 
jal.ini saja dulu. Aku lipe orang yang (idak Lerlalu betpikir 
rumil soal persiapan-persiapan ke depan. Apa yang ada di 
depan mala, dijalani saja dulu. 



menyediakan bonus poster atau kartu pas bintang AFI. 
"Fernah kelika audisi AFI S akan dimulai. majalah Caul 
dan/eMa menjadi sangat laris. Biasany*. yangseharinya 
hanya laku dua atau tiga, pas ada tormulir AFI laku sampai 
lebih dari lima bahkan pernah saya kehabisan stok karena 
urang ramai-fdrnai iiyati fuimulir AFI. Mjlah ada 
yang sudah pesan kal.au tabioidnya sudah 
datany, minta disimpankan." lulur Endang. 
Senada dengan Lndang, Kukmi (28 lahun) 
pcdagang grosir di Pasnr Beringharjo jugn 
mengaiakan segala produk tentang AFI sclalu 
laris. Dia menjual pcrnak-pcrnik AFI scporti tas 

sekolah seharga 25 ribu rupiah, dotnpet 
seharga 1 ribu rupiah, pin seharga 
7.50(1 rupiah dan fas jinjingAFI 

seharga 25 ribu rupiah. 
Bahkan, ia 
mengklaim bahwa 
gelung warna-warni 
yang banynk 
di jualsiya sebagai 
'gclangAFL'. Kctika 
ditanya mongapa ia 
menyebutnya 
demikian, "Saya 
pernah lihal gelang- 
gelang ilu dipakai oleh 
Ve d^rx Mawar vvaklu 



Aku mulai 
s~~ ^i mencoba serins 
m ' menyanyi waklu 
7^ kelas I SMP di 

Lumajang. Saat itu, 
ada toman yang 
ngajakin main band- 
Kami sering latihan dan 
rnanggung, Aku sudah sering 
menyanyi solo maupun diiringi 
band, Waktu aku SMA, aku 
ptinya dua grup band di dalam 
maupun di luarsekolah. F^ida band sekolah yang namanya 
The Clift, aku jadi vokalis. Seilangkan di luarsekolah aku 
punya band yang anggotanya perempuan semua, namanya 
Banana Band. Aku menjadi pematn basdi silu, ya kadang- 
kadang juga menjadi vokalis. Pengalaman !>erkesan pas 
aku nyanyi yaitu kctika aku mendapat honor porta mt dan 
pas ada kontes menyanyikan lagu keroncong di SiMA ku. 
Waktu itu, guru-guru sudah menunjuk beberapa anak yang 
dianggap bisa menyanyi keroncong. Aku juga merasa bisa, 
lapi lak diturjukguru. ladi, aku bcranikan diriku untuk 
mraju moski tidak riitunjuk. Aku menyanyi lagu keronrcing. 
Eh, tidak tahunya, aku yang menang heiehe... 



Selunjh wow.incato di haloman Transkrip' dtkerj.iknn oleh Nuraini 
luliostuti danVuli AndariM. di Yogyakarta, 8-9 luni 20O4, 
Tnniskrip longkap bisa liiu-iduh ili wtvw.kunci.Mr.id/lranskrip 




merwanyi/' knta Rukrni dengan yakin. 

Di dcpan Sf> Pujokusuman I di jalun Kotonel Sugiyono 

■fogyakarta, Alma {35 lahunj bcrjualan kerlas hurai cJan 
kiirlu yang bergambar para akademia AFI. P;igi ilu Aimo 
sibuk molayani anak-anak SD yang mcmbel i ketfas sural 

herj»iiiHb<ir All seharga 500 rupiah perlembarnya dan 

Lulu AH yang ia jual seharga 100 rupiah per lembarnya. 
la tifliik menjual pin alau dompct AFI karena ia 
nieriyesuaikan dentin larjjei pasartiya yd ilu anak-anak SO. 
Urtiuk membujuk calon pembelinya Almo berkata, "Ayo 
anak-anak dipilih pilih dulu siapa yang paling distilcai, 
Veri, Mawai aldii Tw. Sehentar Uigi Tia juara Iho, bcli 
<;ckar.ing saja mumpung Farganya masih sorarus nanti 
kalau Tij judra harganya jadi lima rntus," ujarrya selengah 
bcrcandn. Pc;nghasil.in yang ia perolch dari tisnha ini fidak 
tentu. Namun pernab sekali waktu ia mcrasa sangat 
berurlung karena n«memleh laba sampai 300 rlfau rupiah 
dalam sehari. 

Tak hanya itn, para prijual CD bajakan di sepanjang 
emperan j.ilan Mala ram, Yogyakarta juga menuai 
keunlungan. bila kra bcrtanya tentang C!D AFI, pelayan 
sclera menunjukkin bcragam versi bajakan CD An. ludul- 
judul yang bcrcdarselain dua judul asl yangdikelusrkan 
oloh Sony Music adalah "Akademi Fantasi Indosiar 1: 

Menuju Puricak", "Akadcnr Fantast Indosiar 2: Bukan 
Cuma Mcnjadi Binlartg", "AFI-/V M-Sili Nurhaliza: 
Melangkah Bcrsama", "Akademi Fanlasi Indosiar Junior", 
"Konscr AFI Scmarang: l.oedroek of Ihe Kings", "Konscr 
AFI: Gladiator" <J;ui belwrapa CD h^ish kompilasi AFI, 



Indonesian Idol dan Pop Slar serla CD A^nes Monica yang 
meniiliki bonut- l-agu yang dibawakan Vori AFI. Harga rata- 

rata CD-CD tersHbul tigu ribu rupiah, jauh lebih murah 
dari harga CD AFI asli yailu enampuluh ribu rupiah. Rata- 
rala pembcH CO bajakan AFI hisa lobih dari 15 orarig per 
harinya. "Yang puling luris saal ini adalah CD Alt 2," UHur 
pelayan kios lerscbul- 

Sclain podag;mg Icaki lima, gerai-j-erai akserosis 
tdepon geng^ani di Karnai Mall juga lak man menyid- 
nyinkan peluang dernam API ini. Mercka menyediakan 
fasililas mengunduh [download) nada dering, lagu-lagu 
Al 1. 1 agu "Menuju Punc-ak" merypakan lagw yang paling 
banyakdiunduh oleh remaja perempuan bahkan ibii-ibu. 
"Pas Mburan kemarin, pornah lebih dari .1 OMiig [lerhati 

flaking ke sini uiiluk download nada dering. Ada juga yang 
dari luar kola," kaia salah seorang ponjaga gerai. Namun, 
lagu-lagu AFI ini hanya bisa iliunduli uuCuk U'lupuit 

genggam berfasiliias WAY atau poliponik. 

Apapon yang berkai:nn ffengari Afl k ini 'iienjadi 
komodiiasyang laku dijual. "Sebagai pedagang, y. : . saya 
harus tangrjap rinngan rrenri-1rcnd ya.ng dda da la in 
masyarakat. Waktu domam Meteor Garden, taya juga 
mendapa* uniung besar lah. Makany;. selama AFI masih 
tavv.ng di TV yasaya ma^ih rplap menjual pcrnak-p^rnik 
AFI Karcna dijarnin jiasti m;isiii ada yang nyari," lulur 
Rukmi. 

VUII ANIMRI M. 




OuiinjiQz Anthems 
)M Welcome to ihe Bordertessland 
#2 Belter man the Real Thing 
#3 Slow down You Move Too Fast 

S4 Raise Your Flag 
#5 Route 

Uutmagz Ground Control 

Ntagan Tengah Its Yogyakafta 

Tel/Fax 0274 371458 
out mag;® indosotncl.id 
»vww.outmagz.com 

Qiittnatt/ Advertising Ssles Office 
Avatar. PT: Plaza 3 PondoK indah 
Building 1st Floor. E-12 
Jl.WariaW.Muramis Jakarta 12130 
Tel 021 75906185, 0ST 75908948 




ARSIP 



Fenty Effendie 



Mabman ! Arsip' beitujuan menengok kenbali dokurnen-dukumen 
idiiiri Itiiiiani" Ki»inpi.i Mxidayjan. L>i edisi ini kami manual sa u 
mlisan ydii$> pumali ciinuat di mnjalah RRJ: Radic (fan tabwii, 
ii'rbii.m <r> JV/tei l'MiR(Th ' No ~0). mon^iMiji punydiiyi pop remaia 
V'iing Sim^al pupuler jirii!.. masa iiu, hanty Kitendie. 

SEBEN.ARNJA ranpa kami perkenalkan disini, lob anda 
Sudan ktMuil/m«ngenalnja oalingtidnk: mclalui suuranja? 
Telapi karena bebnrapai ImiBtirripwaan jang mungkin belum 
anda ketahui kami mcrasa perlu unluk menjarnpaifearinja 
di rubri< "LEN5A & UINTANCI" ini. (a, jang kami 
ffiaksudkan adalah biduanita kcsajangan anda: FENTY 
tf ftiMDIb lc:nluiija. Super li anda keiafui, fenty tsrgnlon^ 
birit-anila remadja •'rnuda usiai atau tak salahlah kiranja 
kalau ki!a kalakan R>nty adalab "pclopot biduanila 
rernadja". Karena — seingal kami— -dilah tin enarn puluh 
empatan, bclum ada biduaniia seuinur Fenty iwaktu itu 
Benty bcrumur 11 tahun) jang mun jul dihadapan nmum. 
Mulai lahun itulah (tepatnya I 7 Agnslt.s I9G4; Ferity 
mrngawali kariprnja 
dibidang seni suara; 
unluk jiertama kalinja, 
Fenty tamp I di panggung 
leibuku perajaaui h.ni 
KcmcrdDkaan kila di kr>la 
Bandung. DiataS kami 
tukanfcan dibidang "seni 
suara", sebabsefaelum 
rnenjanji, sedpik bpn.1513 fy 
tahun, fenty sudah akiif 
rnermri iboleh anda 
kclahui Fcnty pernah 
Umpil ci Islana Merriekn 
den gci n lananja). Dengan 

iendirmja, jang 

borkcscmpatan rnerigena 

Eerily sebagai bidunnifa 

pertama kali adalah 

nusjamkat kota Kcmbang 

■ kota kclahirannjaj, Dan 

menusul kotaJ lain j<:ng Farigsung rrienljdlaLkan diri 

sobagai ponggemar/pt»nj;ijaiia/pengagum ctau cniah 

apalagi isiilahiijii, selelnh piringan hitani Long Way 
"SANDUNG SFI ATA.N"-nja hasil rekaman p.h. "IRAMA'' 
bnrodar. Datlam piiingan hilam ini tertjanttim Iagu2: 
BANDUNG SELATAN. iNAlK KE.AS dan lair>2 (scbanjak 
12 lagu). Tidaklah men^herankaT kalai. bcgiU. kcnal 
ln?u,iru Fct!-kanak:?an rhas Frnry mgniang sonj^at rremikat. 

Kcmudian menjusul "PARADE KOTA KEMBANC* 
irckaman "DIMJTA"], (Kin berikutnji". Fmty makin disajaig 
dan suaranja makin digemari Rada Lorg Playnja lerachir 
(j.ing-sudah bcrcdar) dapat anda nikinaii dsitu: "Kisah 
Kakekku", "Gambang Djakarta" {Jang tncmperkenalkan 
kota internasional L>ia^arla dsngan SARINAH, H.I.. 
IFiS^AfslCCi, scrta 3Y PASS-nja) dan Iagn2 jang lain lagi. 

Dalam v-v-aklu dekal, anda akan segcra dapal menikmati 
Iagti2 bdrunja:MhNAM!, I CJNdbNC JINDING, Df 



PAKTAI. LCMBUR KURINC, BIAKKAN DAKU, dan Iain2 
jangkini scidang-dioiah di- "dapur" IRAiV,a. Lagu2 ini, 
sudah disadjikan kt^padn pirsawan tnlrvi;! hpbprapa waiciu 
jang lalu. 

Seperti djuy;ibidiian/biduanit3 lainfa. lenlypun tab 
se^irCi mengiibur penggemar2nja di koa2 ^eluruh 
pclosok tanah air seperti: Menado. Makas&fli, Anibyn. 
Surabaja, Scmarsng, Djaka'la dan lain?. Di kota Medcn 
(jang tcrkonal scbagai "kola ucjian" ha^>i art s2, Fcnty 
bukan sadja "lulus' 1 . F«nty bahkan "lulus dengan 
cumlaiido" (tcrbukti dari gelar "biduauita dunia achirat" 
y.ingdihadiahfcan oloh masjapakai kota Medan kepadanja; 

kiili ini sclain menjanji Fenty djuga mpndniTOiibtrasikan 
kHnampuannja da lam soni baijs AI-Qx>ran). 

Rupanja dengan segala ma-jam pwstasinja, Fcnty 
ma;ih bclum puas. Tenly rriasih ingin madju dan lebih 
mad|u fagi. 

Seneiilar.i iiu, penygomarnja makin berianiliab banjak; 
'tferr'ilorial" riia makin bertanbah luas. Hukan banja 
di Indonesia Fenty dikenal & 
lisajdng. I:i*lik«iii mcisjarakat 
Malaysia fnegara luar; djuga iugiu 
menikmati suaranja "dari defeat*. 
Dan untuk memenuhi undang. 11 
memka, Only 
saat ini beracia 
disana (bcrsama2 
Aida Mustafa & 
Band Riza's). 
Sambil 

mendengarfcan 
alunan lagu^ 
barunja, kila bo-leb menanrikan 
olebJuja (iari Malaysia kalanja. 
Bagj jang ngin niennerul dnkar 

agi. Fenty memlx'rikan alamalnja: 
Jjl. Kopo [,52 Bandung dim ana 
Fertty tinggal bcrsama ajah-ibu 
I saudaranja. Silahkan dalang menulis surat, 
(ncskipur* harus menunggu gilirannja/antara 
ijukiip lama djuga karena banjaknya 6u»al2 jang 
terakuratkan kepadanj^: s&twp harinja puluhan curat;-. 
Untuk tu fenly barapkiin agar nara penggemar niaklun. 
Djuga karena kewbukan Fenty dalam Study-nja; lerutamn 
bulan2 janj> akan datang karena Ecnty barub meiij*h«idapi 
udjiau aehrr S.VlP-nja. 

Diar.hir peflemuan, Fenty sampaikan "salam Icrsajang" 
kepada para p«maa(ja. Dan sobagai balasan, tentu sadja 

para penggemar akan mendo'akan ktouk^nsan, study ^ 
kariHrnja bukan? 

lU'iiia: K;\K.M(J S. IVn.i: FAIi 

Keoerongan Folo: Kuiii dv;>un Majafnk KK!: ftfojxti bido&iiu wmadia 
fpfrly FWivuiV 1 ji>ng tufah mcmbieal p.'CftAu2 daJurn cfunizt laguJ 
pop.lh'oto: Rty DIM. Kami) S. . 




pa si 



seriii I 
d ilia Ins 



& 



AFI dan Institusi Pendidikan Kita 



PLRIAMA kali Akaclemi Fantasi Indosiar (AFI) ditampilkan 
ke hadapan publik. mas-y.ir.ikat dilantang untuk melihat 
bagaimana orang biasa "dikarbit" selama kurang leb'h -1 
bulan untuk menjadi sclebriti. Programnya terkesan mirip 
dengan acara kontes musik biasa bahkan disinyalir sudah 
pernah dilakukan dengan intensitas yang janh lebih 
rendah di stasiun telcvisi swasta lain, bedanya, clan 
sekarang menjadi kata kunci yang luat biasa periling, 
adalah pada Al I dik-enal istilah "pendidikan'', mulai dari 
skill menyanyi, ukling, dan sebagainya. .Menariknya, AI3 
menjadi semacam kampus, yang meski berbasis dunia 
hiburan, meiiierftalikan bcrbagai ha I yangbcrkenaan 
dengan penyempumaan pertorma manusia seuruhtiya di 
luar sekedar pengasahan kernampuan entertainer, melipuli 
olabraga dan treatment keschatan, termasuk keschatan 
mental d.in psikologis, dan kernampuan penguasaan 
siluasi. Catalan informal ill lidak akan mclihat AFI scbagai 
sebuah vvaralaba La Acidemia di Mcksiko, sebagaimana 
yang scring dibicarakan, 
nnmun melihat AFI scbagai 
salah satu institusi 
rekrulmen sosial, dalam hal 
ini dunia hiburan. 

An bertujuan merekrut 
selehriti baru nasional, 
sebuah siruklur sosial di 
tengah masyarakal modern; 
karenanya kila dapal 
memandang AFI sebagai 
sebuah media pendidikan di 
dunia hiburan. Reclnnya 
dengan pendidikan 
knnvensinnal, khususnya 
pendidikan linggi, adalah 
All lidak kelimpungan saat 
dihadapkan kepublikdar 
masyarakal, baik dalam standardisasi, maupun 
perk em bang.™ karir nlumninya. Sejak awal, para 
akademia lelah benar-benar bersenluhan dengan apa yang 
bak.il digeluli saat mereka alumni, karena .Ml memiliki 
sederetar acara reality-show yang ditonton oleh publik, 
Diary AFI. Solagi menempuh masa pendidikan, AFI lelah 
menemukan link and match dengan publik di mana 
mcrcka akan mengaktualbasikan diri. 

Selebriti dunia pop, bukan lagi merupakan impian di 
dunia lain, karena siapapun da pat menjadi bagi an dari 
dunia showbiz, asalkan lolos amlisi (semacam ujian 
saringan masuk!. bersedta mengikuli konlrak belajar, dan 
vans sangat menarik, tidak ada pemungulan biaya karena 
semua biaya pendidikan adalah gratis. 

Filtisofi Pendidikan dalam AFI 

Mcningikuti pandangan John Dcwcy (1958.;, lembaga 
pendidikan seharusnya menjadi semacarn ajang kaderisasi 
bagi per^gemhangan masyarakal. la mpnjadi pilar-pilar 
kemajuan masyarakal. Lebih jauh, jika ingin sebuah 
rnasyarakat maju di kemudian hari. maka pendidikan 




barus benar henar menjadi pusat pcrhatian. Sec:ara umnm, 
pendidikan merupakan benluk " ...at:({uisiti<)n ot'art and 

tfte vHiizatfoi) of knowledge" (Alfred Whitehead 1929!. 

Proses pendidikan sebagai kaderisasi sosial tidaklah 
menguropulkan pengetahuan dan incnimbunnya di kepala 
peserta didik. Proses pendidikan member iknn rangsangan 
untuk rnemberikan kernampuan unluk apresiasi. inovasi, 
dan kreasi dengan dilandasi ilnui pengeiahuan yang telah 
ada. Dengan demikianp/arfom? dasar pendidikan 
seharusnya bi.ikanl.ih hafalan alau hilunean. ia harus 
rnemberikan rangsangan bagi peserta didik unluk mampu 
menjawab taniangan sosial dan keh idupannya. 

Dari sini kita dapat melihat, bahwa insfilusi pendidikan 
berbicara lenlang kompeiensi akademik seseorang. Tidak 
ada nilai lain selain kebenaran ilmiah yang menjadi dasar 
tindakan dan referensi dalam sebuab akademia. Dalam hal 
ini, masyarakal akademik perlu inembangun sohuah 
rnasyamkat atau kon uinrlas rli man.i seluruh vvarga 

akademik saling menguji 
kompeiensi. Biasanvahal ini 
dilakukan dalam bentuk 
publikasi ilmiah berupa jurnal, 
laporan kemajuan rlset, atau 
press coverage di media mas-sa. 
Dengan kemajuan teknologi 
yang ada sekarang, media yang 
digunakau menjadi sangal 
bervariasi, mulai dari jurnal 
cetak hingga pra-ceiak 
publikasi ilmiah di internet. 
Da am media-media inilah 
terjadi saling uji kompeiensi 
dan kernampuan ana I iris dan 
lavvaran solutif bagi masyarakal 
umumdi luar akademia 
iSitungkir, 2002). 
Seperii lelah dibahas si awab AFI telah berubah 
menjadi semacam rekrulmen selebriti, di mana 
kompetensi dilakukan dengan mengundang beberapa 
senior dalam masyarakal dunia hiburan unluk nemberi 
komentar otos penampilan para peserta didik sebagai ujian 
saringan masuk untuk menjaga mutu dan kualitns pi^serla 
didik. Dalarn vvawancara-wawancara yang diluka ke 
publik, para trainer, penasebat psiktjlogi, menunjukkan 
bahwa hubungan antara peserta didik dan pendidik 
btirsifat kemitman, penjaga disiplin, dan pengayom bagi 
[leserla didik mengiugalkan kita; (>ada vvarisan bapak 
pendidikan nasional, Ki I ladjar Dewaulara, tutwuri 
handayani. Iiainer lidak rnemberikan kredil alau penilaian 
pada peserta namun berkonsenirasi penuh pada transfer 
pengetahuan ten tang dunia hiburan, larik suara, 
penampilan, akting. Pusat perhalian adalah dunia hiburan 
dan segala detil lentangnya. bukan berpusai para 
akademia, karena kompeiensi mereka nantinya akan 
dinilai nleh publik dari kernampuan mereka di ala*. 
panggung. Sebuah kekeliruan lerbesar dalam proses 
pendidikan tradisional adalah dengan menjadi^an murid 



sebagai pusat dunia, sehingga baik gum atau doscn 
merasa lelah final dalam hal eksplorasi ilmu. Pcndidik 
berkonscnlrasi pada murid yang dibiarkan mcraba-raba 

dalam (ok u- mefelta terhadap ilmu ilu sendiri, meirunggu 

{t/dgemtint penilaian dari pendidik i.l-reire. lerj. T9&V). 

Sebagai sebuah rektuimeii masyarakal showbiz 

national, AFI rnenibuka ke puSilik ber'nagai kesehnrian 
para akadcmia dalam proses bclajar, proses dihukum 
karenu melakukan kesalahan, seolah .Tiereka heraca 
dalam paiioptikonj di man a para pemberi nilai.. da lam hal 

in i puhlik. l),ihm hal ini, AFI lelah berftaSil menciptakan 

ruang bagi komunitas hiburan dai publik uniiim untuk 
meniia sctjauh mana kompolonsi untitle mcniadi sclcbritis, 
sebuah -It uklui pola laku yang SfiCara sedttrhana s^ngul 
Milir untuk dislrukturkan dalam hal ini AFI mcmbukanya 
pada pubiik untuk member! parameter sendiri. 



pongctahuan sccara umum. Kcbahagiaan tn^giiratif 
perldidikan formal tcrkunci pad a rut nitas scmata yang *ak 
Itgi Ickat dengan sains yang hordak diroprcsontasikan 
olehny-3. I&rlttgai peldbelah di lengah rnasyarak.il alas 
kornpetensi pan) pakar ai.iu ahli yang rnenganilaUan 

berbagai ariifak dan devosi sains akhirnya bfi'munculan 

l£ri|>ii 11 jf kompcrtensi yang jelas Seeara ilniah. 

An mcnunjukkan kclungkatJan yang sangal baik 
sebagai [eniba^a pendidikan, mulai Hari pe-mnu,kat 
psngujian kompetensi, link anct match antara masynrakat 

dan kanipu*., akuntabilitas rusyarukdl, pola hubungan 
p^ndidik-tordidik, kurikulun, kcpastian lapangan 
pefeerjaan setelab lulus, sclcksi awa I sebagai pcnjagaan 
mulu, pemilihan Inn penditlik, biaya yang sangat mtirah 
bngi pcscrta, tcrmasuk berbagai hal tctck bcngck seperti 



Link & Mat:.h 
deryan tnasyaiakiit 



Antara AH rian Institusi Akadcmika Sains 

Instil jsi akademika saintitik kita saat ini 
sangat ncrnprihatinkan kondisinya. Minimnya 
ruang komunitas ilmu pentgeiathuan dengan 
rendalnya jurnlah puhlikasi ilmiah, 

sirnposium. dan konterensi yangserius 

m-emberikan sumbanj^an pada kemajuan ilmu 

pogciahuan scingkali nemoerMlahkan 
mimimnya dana dan iasiliias. Ini 
moninggalkan komrniran pormasslahan 
instilus .ik.ulernika sains yang ada. Sadar .ilau 
lidak sadar, dalam domain pengembangan dar 

rckrutmcn masyarakat hiburan, Al I 
nramberikan c onion seriub bagairaana 
membual center of excellency di aOia.ra 
nu.byardkial akademia. 

Ruang-ruang ajiresia^i showbU ilibuka 
sed^miician Iiagi pes?rla didik, biaya 
ponilidikan yang mahal ditckan hingga gratis 
dengan pasokan iklan berdasatkaT 

kemampuitn liap sivilas akarktmiknnya sondiri 
di nata publik [rating siaran), dan pclibatan 
berbaj-ai senior masyarakat hiburan yang juga 
saling non^uji kompdonsi kctika salah 
sooratlg komnnrnror, Tri Utami keiiru dalani 

peng^unaan bvberapa istilah musik^ maka ada 
Clemen masyarakart yang mengkririk 
sedemi<ian terus seMngga dunia bihuran 
srmakin mrmbontuk dirinya sendiri, KoriroiaBj 

Kualitas akademia dalam Ml pun wstfarttft 

diharapkan tal< barbonri hnnya di lingkup 
;'.tMO'ul, natnun itie uljuk.f peluang besar pula 
unluk go ifttetfi&tfCtftSt mengin&al acara serupa juga 
bnrknmbanp, di nt'f;ara-nopara lain. Jika ini rcrrapai, maka 
Ahl akan menjadi sebual" center o/exceffaocy alas insl tlusi 
pendidikan di tebuali ilo'iiain spesifik ma^yarakal modern, 
dunia hiburan, 

llchcriipa Otadin Penutup 

Lembaya p<*nfiiffiknn sepantasnya men adi scbeiah 
lemba^a yang menunjukkan animo piblik yang besar 

terhadaonya mengingai ia merupakan hal vital dalam 

susldiniibiJi'as if.iri kelompok masyarai<at. I nmbaga 

pnndidikan konvcnsional di tan ah air condoning 
kehilangan gairahnya dalam pengetnbangan sains dan 



INS1ITUSI PENDIDIKAh 
KOPJUE^SIONAL 



Be'varias . inilxi da'i rstusan liBu 
liitiyga (lUistiflp jul? 

Bnlun lenti., sang^l bf '$?sf ng r.nfs 
niaiidjciiieii iiiblilusi dan jums Uiiii(iliii 
ilmu. 



MDOSIAR 



■Sratis 



LA'Jsm 



KuriKLlLn 



U:i KonipeiHnsi 



Wisuda liM 
Inagurasi 



Sil^l'iijliu>i)jjii 
pencNliK dan 



Fonim uj-i mflTari 



Bsbm tentu bstkra. saring d&aitkai 
dengsn Koneksi di araplne 



T9ipj£3t 



TerlulUD da^i ptnlA C<e rena sargat 
kfiusus fififdasaifcaa ktatitian 1 Yang 
member Qcniialan aaaah 
guf ii/doEBtvIra tner. 

Ada t sfriltkat unluk npiij«li biikli 
sah I&ah me.igiicuti jerjang 
pcrdiditan leitemu 

Gctidiiiunj lxtrs'i)t!iul)U(iyiii aiiUira 
yang lahuflanilJahia/iu. Perdidlit 
seftaga) comioh, pemben mstjil, 
srtaiious peroneri nilai. 

Setaftj&v/a lumal ifnlah, nanun 
sanjattaihatasji InfJcnnsu telxh 
5Hnnij mHtigandalkan label wi aalar 
kBEHIfanaBn sena alTiamater. 

Sargal luibalai: pada jam jani 

terfentu B keas 



Sjngal besar, isnliaiar cilakukan aleh 
ndsyaiakal Ijiigsinign'-Blaiii rau-tata 
■10D rifiu SMS beinasarkan *rata-3CKfa 
mlity snow A"l 

Pisti beltstjfl flnnterbnal Semanjak 
aval sudali ttiUkuhafl Utviirak ker'n. 



&aanllaM bcubah tosnai Jcngon 
hiaiauan publik dar komunilas sltov/hi? 
nvw scoiano sctebri'.ls. 

Largstng diiakuKan olefi masvataka! 
rr&alui wiling KW1S. 



flea, ceiCarun] tak ceriu senrtikai 
karenai suoah past) nenladi solebtths. 

Bviblfdl kiifn-iliaai. , dan peiiilatan aknir 
U&aratt4a;t lungsujig pada publik. 



Pu 61*. selaroa dan svsu dali m asa 

f. . irlhli :;' "1 



Asramadankaranlini 



iiu^urasi d.-n tentjsi jnsti.hjsi. 

•Meski narus disadari perbwlaan yang snngal bnsar 
antara iniHrnci prndidikan winsyaflg konvenslcmal 
dengan domain showhU, bagaiinanapun AFI rnlah 
memlierikan teladan tiagalrnana membentuk sobtah 
domain urik, seperti komuutlab hiburan. yang mampu 
memiliki instilusi rekrulrn^n [lencJidikan yang dapat 
menjadi 0:11(0 of excellency- di ttn^ah rendahnya mulu 
pendidikan dan komunitas akaclcmikdi lanal' air. 
Snyogianya kita bar«yak bclajar carinya. 

HOKKV S1TUNGK1H 
hs©c<wnp50(;4>andtJnRfc.R(M 



® 



Menikah di Yogyakarta 



Dl INDONESIA acara pernikahan 
adakh ruangdi mnna berbagai pihak 
herkomjHalJsi. Prosesi pernikahan 
bukan merupakan perisliwayang 
hariya inelibalkau dua orang individu 
yang ingin "ncnyatukan" kchidupan 
mereka, melainkan juga merupakan 
sebuah pcristiwa yang melibalkan dua 
keluarga bi«ar, juga molibatkan dua 
atau lebih kukur yang mcmaknai 
kehidupan dengan berfjcda. Kultur di 
bini liapal diarlikan seLrard luas, bib-a 

antara dua etnis atau dua kolas sosial. 

Setain melibatkan berbagai ertfitas 
laiii, pnristiwa pernikahan juga 
menunjukkan kuatnya iulervensi 
negara dalarn kehidupan pribadi 
scliap orang di negeri inf. Sama 
halnya dengan berbagai urusan- 
urusan personal laindi Indonesia. 
pernikahan lak lupul dari campur 
langan bedebihau negara. Negara 
levvat aparainya memasuki kehidupan 
privar pernikahan <irscorartg Inwa: 
banyak jalar, antara lain desa ataj 
karnpung, kelurahan. kecamatan, 
Kantor Urusan Agama, dan 
Fuskesntfls. 

Tidak beperli bidang-bidang lain 
yang mendaparkan perhatian oleh 
puhlik. pernikahan lidakdilihaJ 
scbagai wahana dimana intervensi 
negara cukup besar. Mungkin orang 
ma las momersoalk^n k arena 
ntengganggu ''kesakralau" pernikahan 
itu sendiri, pasangan yang 
mcLikwiiakv-.il pemikdhdii pun lidak 
man mrmersaalkara mt-crvensi 
tersebut, mungkin karena s-edang 
me rasa bahagia alau lerkuras oleh 
kcsibukan lain yang berkaiian dengan 
acara pernikahan. misalnya 
memersiapkan rcscpsi dan mcngonlak 
keluarga besar. 

Tutlsan ini adalah pcngalaman 

saya kelika akan menikah. Bagi say a 
pengurusan berbagai ktdengkapar 
uuluk menikah lers«bul cukup 
merepoikan. bila alasannya untuk 
pendataan alau legalilas mungkin 
masih bisa d mengcrti, telapi 
peni>urusan berbagai kelengkapan 
sural lersebu: begilL menyila waklu 
dan dana krla, juga rational isnte kira. 

Persiapnn Pernikahan 

Untuk mclaksar»flkan pernikahan 



kila memerlukan sekitar ttijuh bcrkas 
sural yang rficngurusnya pun 
menghahiskan waktu yang lama. 
Sural -sural lersebuf antara Liin: sural 
kelerangan dari kecamatar masing- 
masing calon pengantin, sural 
keterangan sehatdari puskesmas 
Ckhusus unluk vvani.a juga 
rncmcrkikan surat kcterangan telah 
divaksinasi entah apal, dar sural 
penganiar ke pejabat Kanior Urusan 
Agama yangnaniinya akan 
men ikahkan pasangan. Pengurusan 



lerscbul memerlukan waktu yang 

cukup lama, sekflarsatU bulan. Bila 

talon pengantin berasal dari kola 
yang aerbeda, waktu yang 
diperlukan lebih tana lagi. 

Bisa jadi bila kits men^elahui 
jauh hari scbclumnya pengurusan 
sural fersehul bisa diantisipasi, tctapi 
karcna perni<ahan bukanlah 
aktivkas yang soringkali dilakukan 
oleh beseorang, (jeuguruban sural 
tersebut monjadi ak:ivitas yang 
m«nj;habisl<nn banyak sumbcr daya 
;vvaktu, tcnaga, pikiran dan dana). 
Biasunya, inlDrmasi tiahwa 
sebetJtang yang cskan menikah 
rnemeilukau berbagai sural haru 
didapalkan kelika seseorang akan 
menikah. 

Sural Keterangan Masih Perjaka 
Dari semua sural keEeran^au 
yanp hariK dirlapalkan sfbflnm 
menikah surat yang paling "lucu" 
dan ironis arJalah surat kcterangan 
masih perjaka. Mungkin sural 



tersebul dimaksudkan untnk 
me.nyakink.in bahwa suuiang piia 
beluni menikah (Jan molindungi calon 
penganlin wanila. sayang nama syarat 
tersebul dapal dimaknai lain. 
!<emudian yang menjadi pcilanyaan: 
a pa defiuibi perjdka/bujaiigau? siapa 
yang bisa mcncntukai seorang pria 
niabih perjaka? 

Kenyataan ini menjadi lucu,. ironis, 
sekaligus menarik bila kita 
l<onr"rordrkan dengan "dunis luar" di 
mana keperjaknan Jatau bahkan 





keperawannn! sudah hiiknn menjadi 

hal van* p^nling. 5aya tidnk mengerti 

alasan sobenamya da'i hadirnya bural 
tersebut karcna inilah yang 
menunjukkan bahwa negara 

menganggap vwarganya masih bodoh. 

Penabekalan 

Hal menarik lain yang ada dalam 
persiapan pernikahan adalah kcgiaian 
semacam p-cmbekalan. Kegiclan ini 
dilakukan oleh KUA dan riilaksanakan 
sekitarliga kali. Menurur say.i 
pernbekalan ini seperti wujud 
intervensi moral kepada niasyarakal. 
Kita diajarkan oleh negara bagaimana 
membcituk |>crnikahan yangbaik. 
"idak se.mnn pasangan diberikan 
pernbekalan oleh pclugas, menurul 
mereka pasangan-pasangan yang 
hcrumur mud a atau menikah karena 
terpaksa idi m^syarakat dikenal 
dengan MBA=Matfied By Accident:- 
baja yang ntendapalk;:n semacam 
pernbekalan. Bila pasangan tersebut 
dianggap sudah mengelahui banyak 



pembeka Ian. Bila pasangan tarsesut 
dianggap s.idah mengctahui banyak 
hal tertang pernikahan, mereka lidak 
lagi mcndapat pcmbekalan. 

Kebelulan saya Idakmendapatkan 
pcmbd<alan ini karcna monurut 
pelugas tersebul saya (dan calon islrij 
lidak inemerlukaii (lembekalan. 
Kcputusan tidak nicncrlukan 
pcmbekalan dilakukan olch pelu^as 
ketika MfiJlhftl pekeijaar sjy.i dan in 
mengatakan baivva kami pasli sudah 
mengeiahui makna peroikahani 

Itunibiiyd, di lempal lain leman saya 

yang kebelulan berprofesi sama dan 

juga akan menikah totap harus 
rwmgikuli pembdkakin atau cerarnah 




tadi. Kcslmpiilanrrya, lidak ada 
standar dan prosedur lentang 
pernbekalan tersehut. Mungkin saja 
mater i pcmbekalan lers-ebul pentin^, 
lelapi berapa banyak wakru harus 
dihabisfean untuk mclakulian Uf*a 
kali pernbekalan tersebut, bclum 
lagi mengatur jadwal yang sama 
antefS calon pengantin dan petugas 
dari KUA. Sebenamya materi 
pernbekalan bisa dituliskan 
(berbentuk retakan) dan riihapikan 
ketika scsccirang akan meni kah 
schingga bisa lebih cieklit. 

UKUSAN berbagai bLral kelerangan 
sebelum pernikahan yang ruiYtU dan 
lama rcrscbut juga tidak menjamin 
acara pernikahan yang dilakukan 

akan borjalan lancar karcna 

Masanya dalam satu wakcu acara 
akad nikah di wilayah lerteniu, 
acaia akad nikah bi&a lehih riari 
satu. Ada rumor di inasyarakal 
bahwa -(.ilon pengantin yang 
memberikan "uang lebih" akan 
didahulukan oIe-I* petugas dan KUA. 
Sepengctahuan saya, saya lelah 
mernbayarkan seluruh biaya di aw<i I 
penguru^an dan memberi srclikit 
lambahan biaya kclika wengurus 
berbagai su rat tersebut tetapi 



lernyata para pelugas Kl.A tersebut 
letup (Jalaiig terlamhat dan 
menirribulkan kekliawaliran bagi 
pihak yang punya acara. 

Saya rasa pengalaman personal ini 
agak identik dengan pengalanan 
beberapa leman. WaUu model 
pengurusan sural sural pernikahan 
bcrbcdla dari salu daerah kt- Hawaii 
lain, tctap saja proses nya 
menghabiskan waktu, dan a dan 
tniiaga. Spandainya saja pengurusan 
berbagai su'dt di negeri ini lidak 
beriele-ieledan menusingkan, bcrapa 
banyak "eriergi'' yang bisa kita hcmal 
untuk melakukan aktiviias lain yang 
ksliib Ix'iiiickiici. rvUmgkin saya 
beilebi'ian dal.im hal ini. mungkin 

saja kira itrenjadi ba"\gsa yang iebih 

bor<idcib bi la ncgara tidak rerlalu 
mancampuiri ruang privai wa'ga. 
Mungkin saja masyarakat kita bisa 
lnbih rrmju bila iio-rckn tdak sibub 
mdakukan "pcrlavvctian' 1 ketil -ke<:ilaii 
icihadap iniervtnsi negara iitns Kinyaf 

hal st'hingf^ti nirroka dapat ivelakukan 

bcrbagdi hal yang lebil> esemia'L 

VVISNU .V1AITHA ADIPJ TRA 

l)<ispn Ilmu Knmurikasi UGM. .Mcniluh 

I Member 2O03 di KUA Kasihan, D.uilnl, 

Yi)|',v.iknti.i 



Mengantar Bapak ke Pernikahan 

BAPAK saya menjadi Kcpala Kanior Ufusan Agama {KLAJ, 

biasa disebut nsib, di Rcmbang, JavvaTengab tahun 1975 

hingga 1994. Sebagai naib, tidak banyak yang saya ingal 
sp-iuk hnluk pckcr)aannya sclain meng-ijabkan penganl n. 
Itu pun lebih wring dilakukannya di kanlor. karena 
m^nurut aturan resminya proses ijab pernikahan dilakukan 
di KUA 

Mcskr begitu, banyak calon pengantin yanp 
menginginkan prosesi ijab dilnkukan Hi rumah. 

Sel>enarnya bila ijab dilakukan di KUA lebih ml karena 

biaya yang harus dibayar sesuai dengan tarif rcsmi 3ekifar 

25 ribu rupiah . TeLapi bila haws dilakukan di luar kantor, 
maka calon pengantin hanya riikenai biaya lanibahan 
untuk Uansportasi nalb, yang menurul bapak besarnya 
sangal varialif anl-ira 1 ribu sampai 50 ribu. Tapi kadang 

jupa lidak borwujud uang, misalnya buah-buaJian atau 

makaiian. 

Saya tidak bisa menggambarkan bagaimana pnwes 
pernikahan yang terjarii di KI!A tonipal hapak laya 
bekerja. Ini Icarena bapak jarang ncngajak anak-anaknya 
uniuk Jierkunjurg kc kantornya. Seingai saya, proses 
pernikahan di kantornya itu diiakukan di ruangsidang 
tertutup dan di ikuti tidak lebih dari 7 orang. 



Saal duduk di kclas dua $>W\, sekilar tahun 1 9%, 
beberopa kali saya mengantar bapak nrcnikahktin 
mempelai di rumahnya sondiri. Waklunya sore afau ma lam 
hari karena bar>ak saya tidak mau menerima jndangan 
Iiieiigijabkan di luar kantor padb saat jam kerja. Proses 
ijabnya sendiri tidak lebih dari 15 menit, tapi dilambah 
acara CerainalKljn makan-makan kurang lebih 1 jam. 

Begitu bapak saya datang, kedua mempelai duduk 
bcrdampingan Eierbadapan dengan bapak saya. Di kanan 
kiri para saksi dan waii turui menyaksikan. Setelah 
mengeeek Catalan adm ■nistrasi dan buku nikah yang 
basanya sudah diisi di rumah atau di kantor, bapak 
memberi tahu aturan main ijab kepada pengantin. Varg 
tcrjadi dalam ijab adalah, b ip.ik saya mengucapkan 
kalimab "Saya nikahkan kamu (kemudian menyebul nama 

pengantin laki-Iaki) dengan (menyebul nama pengantin 

perempuanj dengan mas kavvin imcnyebjl mas kawin 
yang dibcrikan) secara tunai (atau lidak tergantung 
k«epakatan pcngaitin). Kemudian penganiin laki-Iaki 
menjavvab dengan kalimat "saya terima nikah saya dengan 
(menyfitmr pengantf n porempuani dengan mas fcawin... 

M. SHOUHUDDIN 



KAMPAWF 



Hari Tanpa Belanja, 27 November 2004 



Apa Hari Tanpa Belanja itu? 

l-lan Tanpa Belanja (27 November) 
adalah sebuab idesedefhana untuk 
l)en>ikap lcbih krilis pada nudaya 
kohsumen dengan jalan rnengajak kirn 
unluk liclak bcrbdanju belama schari. 
Ini adalah suatu bentuk pcrlawnnan 
lerhadap budaya konsumertsme. 

Pari mana Hari Tanpa Belanja 
hi' rasa I? 

Hari lanpa Belanja telah dimuiai sejak 
1993 oleh Adbustcr — nrganisasi 
nidaba yang berpusart di Kanada yang 
herlujuan mcningkalkan kcsadaran 
kritis konsurrieu tidenyO herasal dari 
Ted Dave, pcndiri Adbuslers>. Kini 
Hart lanpa Belanja telah dirayaknn 
secara di lcbih dari 30 ncgara 



Tanpa Belanja akan dirayakan pad;* 
27 November 2004— pada hari 
Sablu. di mana orang biasa 
menghablskan waktu untuk berakhir 
pefeari dan pergi berbelanja. 

Apa yang akan saya dapatkan? 

Selama 21 jam Anda akan 
mengambil jar.ik dari konsumerisrne 
dan mcrasii bahvva belanja itu lidak 
tertalu pen ting. Setelab itu Anda 
akan mendapalkan kembali 
kehidupan Anda. Ilu adalah sebuah 
perubahan besar! Kami ingin Anda 
membuat komilmcn unruk 
mengurangi belanja, lebih sering 
mendaur litany, dan mnndomng 
para produseri untuk bersikap lebih 
jujur ifLtn adil. Konsunteri&me 



sendiri yang berbahaya, telapi juga 
apa ya.rjR kila beli. Ada dua vvilayali 
yangperlu kila perhalikan. yailu 
linj>kuiigan dan kemickinan. Negara- 
negara kayadi Baral (hanya 20% dari 
popukisi dunta) mengonsumsi lebih 
dari flfl% sumber atom dunia, dan 

menyebabkan kerusakan lingkungan 
scrta fcesenjangan distrihusi 
kesejahteraan. Kita patut cemas pada 
cara Iwiraug-barang kita dibual. juga 
banyakuya pcrusahaan-perusahaan 
besar yang menggunakan Eenaga kerja 
di neyara-negara bcrkombang dengan 
aliisan murah dan ticlak adanya sistem 
perlindungan pekerja. 

Bagairnana dengan lingkungan? 

Bahan-bahan bakui dan cara 




Apa tujuannya? 

Sebagai kousuinen, kita seharusnya 
memertanyakan pmduk-produk yang 
kita beli dan perusahaan-perusahaan 
yanfi mcmbiiarnya. Idenya adalah 
untuk membuai orang berhenti dan 
berpikir tenrang apa dan sebcr.ipa 
ban yak yang mereka beli telah 
berpengaruh pada Ifngkungan dan 
negara-negara "dunia ketiga". 

Mengapa ada perbedaan langgal 
perayaan? 

Di Amerika Serikardnn Kanada, Hari 
Tanpa ISclanja tidiun ini dirayakan 
pada 26 November 2004, sfchari 
sctflah perayaan Thanksgiving. Di 
lempal lain, t<rmasuk Indonesia, Hari 



modern mungkin merupakan sebuah 
pilihan yangtepat, lelapi lidak 
seharusnya berdampak buruk bagi 
lingkungan alau ncgara-negara 
berkembang. 

Apakah ilu arlinya saya tak baled 

iMrl.illj.r' 

Pemayalah, sehari saja lar*pa belanja 
lakakan membual Anda mad dan 
menderiia. Kami in gin mendorong 
agar orang-orang berpikir lentang 
akibal dari apa yang mereka beli 
bagi lingktingiin dan negara 

horkembang. 

Belanja? Apa salahnya? 

Scbcnarnya bukan hanya belanja itu 



pembuatan yangdigunakan untuk 
membuat barung-baraiigyang kita 
pakai sekarang mcmiliki dampak 
buruk seperli limbah bera<:uii, 
rusaknya lingkungan, i\.m pemborosan 
energi. Pengiriman barang-barang ke 
s«luruli dunia juga telah 
melipatgandakan tingkal polusi. 

Apakah salu hari saja akan m-embuat 
pvrubahan? 

I lari Tanpa Belanfa lidak akan bisn 
mengubah gaya hidup kita hanya 
d-aJam saru h.iri. la lebih merupakan 
sebuah pengalaman melakukan 
perubahan! Kami berlujuan membual 
Hari Tanpa Belanja mcngendap dalam 
inyatan seliap orang— layaknya 



peringilan l.cbaran, Natal, atauTUjuh 
Itelasan — agar jugn berpildr tentang 
ciiri mereka scndiri, teniang kckiarga 
tercckatnya, kcluarga, toman lemari, 
rfanniasa depart. 

Ap.i yang h.irus saya lakukanf 

Van-; j-clas |angar berbelanja. 
3eritahu teman-teman, fotukopilah 
halaman ini sebanyak imingkindan 
scbarkan. 

&ng lamnya, Anrln bisa melihat ide- 
de Ionian^ akti'vtlas yang bisa 
dilakukan j.irl.i HariTanpa 3elanja 
i.l.i ti berbagai penjuru dunia lowal 
situs with: www.kunci.or.id/htb «Sta,U 
w w vv.ad bu stcrs.org . 

Pikir lagi sebelum mcmbeli! lawablah 
pcrlanyaan-pcrtanyaan !n! sebvlurn 
berbelanja! 

Apakah saya berw-benar mcmcrlukan 
>arany ini! 

Bcrapa banyak yarag sudab say.i 
lunya? Seberapa sering saya akmi 



Apa 'shopaholic' itu? 




gNITrMNG 
DAY 



r.id/HCb 
t«r*-or*g 






mcmakniny.i!' 

Akan hnbis clan bisa dipaka bewpa 

lama barang ini? 

Kisakah saya mcminjam saja dari 

leaian ataL keluafga? 

Bisakah saya nelakukannya lanpa 

barang ini? 

Akankah saya bisa im'mbersihkan 

dan/aiau merakitnya ;cndiri? 

Akankah saya bisa nremerbaikinyn? 
Apakah barang ini berkualitas baik? 

Bdfrihniiiici dui&m foarga? Apakah ini 

barang sokali pakai? 

Apakah barang ini ranuli llngkungari? 
Dapalkah barang ini rlidaur-ulang? 
Apakah barang ini bisa ciganti dcngan 
hiir.'-iift lair yirig sudah saya milikif 



BFBFRAPA lahun terakhtr ini, shopaholic alau compulsive sttopper 
(pembelanja kompuisif! telah mcnjadi perhatian berbagai program lelevisi 
dan n~ajalah perempuan. Mereka juga telah mcnjadi topik perhincungan 
psikologi populer. Mes-kt media niassa rnenggunakan istilah dcngan agak 
"serampangan", sebenarnya seorang shopaholic sering merasa terasing. 
sangat ketaktrtan, dan kehilangan kpndali dirt. 

tak diragukan lagi, kila memang hidup da lam sebuah masyarakat yang 
snngat "glla belanja". Hidup kila diukur clari juiilah uang yang kita iniliki, 
barailfi-barang yang kila miliki, ke mana kita jaFan-jalan, dar banyak dari 
kila hidup dalam belitan hutang. Uanyak orang. bcrapapun penghasilannya, 
mcmandang bclanja sebafiai sebuah hobi. Me^ka menghab skan akhir 
pekandeigan berbelanja, menghabiskan uang gengsi dan untuk barang- 
barang yang tklak niereka miliki, dan sering menyesali perbuatannya di 
konudian hart. Apakah ini menunjukkan biihvvu mereka purya nasalah 
psikologis? Bplum leniu. 

Svotang $fw(>aholic belanja di luar kendali. Mereka t«k bisa borhonti 

dan akan ferus Gelanja rneskipun lelah jauh lerbenam clalam hutang.. 
■Vlcrcka akan be anja saat wrtefcan sccara emoslonal, Hnn menggunakan 
bclanja sebagai cara menyolecaikan masalah Hnn sebagai mpkanismp 
bertaban hidup. Mereka tidak berhenti bclanja karcna mcrcka snngj'ub- 
sunggjh menemukan kenikmatan dalarn belan[a. Mereka membcli barang- 
barang k3rena niereka meiasa IIAKUS Pcndeknya. seorang shopaholic 
adalah scseomng yang lepas kendali. 



■ KI/IS 

Apakah saya seorang 'shopaholic''? 

1 . Kerika rnerasa tertekan, biasanva saya belanja. Qva DTidak 

2. Saya rremghabtskan banyak uang unluk barang yang _ >'■■ DTidak 
lid.ik saya miliki narnun lidak saya bululikan. 

3. Saya rrerasa kcranjingan saat berbelanja tapi selelah i vj i n<iak 
ilu saya lidak terlalu peduli akan barang yang saya bcli. 

4. Saya rremiliki banyak pakaian yang tidak pernah saya >',i jiidak 
pakai dan scjumlab jcrkak.it yani; tidak lerhilunt; 

jumlahnya dan saya tidak pernah menggunakannya. 

5. Saya string merasa sembrono/gila-gi3aan dan lepas *"•■ :_indak 

kontml ke'ika saya berbelanja. 
b. .Saya sering berbohong kepada tenun-tenan dan ;— fa Gridak 

keluarga tentang uang yang saya babiskan* 

7. Saya merasa sangat kacau dan terganggu dengan y* iTidak 
kebiasaan berbelanja yang saya lakukan. 

8. Selelah belana gila-gilaan, saya kadang merasa hilarsg CYa DTidak- 

(irieiitasi dan lertekan. 

9. Sokalipun saya tak liabis. pikir dengan banyaknya r.i I ITidak 
hutang huking yaya. saya tetap berbelanja. 

10. Kegialan berbelanja saya banyak didorongoleh masalah I 'VsiD'fidak; 
hubun-gan dengan diri sendiri atau pun dengan orang lain. 

Apaknh Anda menjawab "ya" scbanyak empal kali j;<hi lebih dari pcrnvaliian- 
pernyalaan di at-isfjika ya, borbali-ialilaii, lampakrya And, moiiiliki r na&alah yang 
■seitus dentin iiafsu bclanja. 

Iiii-j ki.-iMfivtikdii it'.wiivji; AihIj t»U(: pcinyuluflii kui> ini "yd", niungkin Andu 
mcmbuluhtan chiU ilari sakixtai lips-li|)s yang siklnya ,-konomis unluk mcngct-dalikan 
panijdurtf.i'i Anda. likapota bdanja Arida mulal mengganggu kehidupan Anda, 
pertimban^san u ntnk mencatangi seorang psikolog. lii s kan me-nbantu Anda nipncsri 
f.ihn iYW>nf>Ap^ bt*bi .!«-•» an bflanja Anria <ang,il *nlll riikenrialikan. Sb/>pahnUr bl^sanya 
digolorgkai sebajjai "peny mpangan obscw I-kcimpuisil'' yang dapal tiispmbjhkan d:'n».ir: 
haniuan psikulog. l)i'ni;ai] kisaharan. kclukunai sciia banluan dan prcicstonal. seorang 
v'li.^'ji.'itj.Vr d.ip.n kemhali mengendalikan hidupnya. 



nter-Asia Cultural Studies 



■ 



llTTER-AslA 

Cultural Studies 




!] 



I 



SAAT mi inter' \sia Cufturot Studies i v S) mungkln 

rakan dan fumal kajian budaya paling petting 
di Asia, lunwl ini hadlr sebsgal proyek gerakan yang 
rnengedeparikan budaya politlk Asi.i 

Pemahamnn ii-ni.mg As i j memang masih sulil unluk 
dijdoskan dan dlrumuskan olch bannsa Asia sendiri, Selama 
mi '-i -j,!!,! h dan perasaan lerhadap "IVrkembangan Asia" 
rJisuHin oli*h bangsa k< ilonial <Barai I. T.ihun I <)8(J-an. kaum 
Intelektual AsFa mulal memertanyalean posisi poHtfk, ekoi oml 
dan budaya Asia yang labil, EksJsiensi Asia dlpertanyakan 
kemball dl wilayah Asia sendiri, [uga dl seluruh dunia. 
Mum ill kebutuhan unluk 
memcrtanyakan dan 
mengritlk koutuhan 
retort ka dari kata 
embflng"dan "A i 

Sejant h tending Asia 
digamharkan Barat 

igal 'hitamA Icfeologl 

foodal, p.ilnarki, 

htfcrosekiual, raslsme, 

la dtskrimlnasl 
Irrhariap mrnusia 

rjianggap sebagai ideningi 
y,\ny, mapan dl AsFa Barai 
kvmudfan 

memerkonalkan berbagai 
ni.ii ..mi perfawanan 
dalam heittuk demofci isi 

popular unluk mcniblfjk 

pergolakan pergolakart 
mi. Rada wal yangsatna 

regional Isasi ekonomi nan 
produK budaya leJoh 
mcmbuka mofncn unluk 
berdlolog di inigk.il Asia 
sendiri dan dunia 

Sayangnya^ mamen 
yang potenslal Hu 

i<ril.i-niiok.iri ili'nR.in 

perasaan perasaan 
kesenjangan di dalam 
wilayah Asia sendfri 
Sepertl mSsalnya 

i ulnj .' prvdikai atas 

ii ,i rregara maju tli Asm. It-pang. Korea, dan Singapura, 
yang dlkenal dengnn "Macan Asi.i". yang begitu |aun berbeda 
dengan Vietnam, India, atau dacrah misfcin Asia fainnva. Ini 

dipcrparah dengan kcndaan oangAaa sendiri yang 

' petllnya bt'lum memiliki persepsl tenlang riaerah mereka 

sendiri Dalam berpakafan misalnya, masih Hanyakj bahkan 
hampli sei ii. orang Asia befciblal ke Baral 

Qi sisi lain. Ii-pas rl.ui .idanya |»TS,triia.in naslb alau 

wilayah ada kebuluhan unluk mcnunilnihk.'in sualu |riringan 
poliuk yang antawMayah Asia sendiri. fransformaisi ekonomi 
palflik dalam wilayah Asia pascaperang dfngln telah 
menfmbutkan pergerakan sosial barn dan kiitik akan kajian 
budaya yang wlama mi lumbuh dalam tradisi afcadcmis Asia 
i k.iji.iu baru seperti kajian pa^takolomal menjadl saiu 
bentuk pa n baru lerhadap cava Barat mernantfang 



Inter-A«ia 

Cultural Studies 




i nter-asia 

Cultural Studies 






.. . 






' 



Asia, ts>kiiaian-ki-ku..!,in mi telah mcniherikan model 
altefnalil' ak.m pmrluk |n?ngelahuan iUn juga monyi'iliakan 
insirunu-ninsiiumnn vani; memadfli urtluk penedaran dan 
penyebaran sebuah karya dan wadah Intaraksl arn.ua kritikus 
aktWItVisSOSial, elan kaum inlek-ktual. 

(ACS merupakan baglan dari pergerakan unluk 
mengonlruksi dan mefekonstruksi ioentltad Asia, Misl [iimal 
ini adalah nienggeser ide-ntitas yang sudah m\<\ tentang Asia 

lemerbanyali refrensi allernartil Agenda |»uliiik IACC 
adalah pergerakan anlamegara, rnengembangkan i Uvlsi d 
atonal foembiayai pendldikan- dan benbasal 

aktivltas l>udai i n widorong 
lumbuhnya pengetahuan- 

pengclahun Iwru dan 

(Twnegasfcan Identiias polltlk 

Asia, 

Unluk mendukung 
agenda ilu IACS 
mengembangkan faringan 
kelompok inieieklual dan 

.■ akin memhangun 

hubungan dcntgan [urnal- 
jurnal alau kelompok- 
kelonipQK kajian budaya di 
\- i sendiri dan di wilayah 
lain dl dunia Scjauh ini 

sudah ada 19 ki-ltmi|Mi.k 
intelektual dan jutnal yang 
iH'rgalninwdengan gerakan 
mi (lihal ili halaman 2 
ncwsleltei Inll 

Jutnal yang pcrtama lefbil 
lahun 2000 mi mula-mula 
dldedikasikan untuk Renato 
Lm»» - instanHno kritikus sosial 

wUJU^tof^ ll,in '•ojarawan dari UnivcMh 

Bi^" "Jfc'l ofPhilUpines, yangdlanggap 

, _ i . — sangal berjasa 

L* fc' - ^ rnengembangkan kajian 

budaya di Asi.i (urnal ini 
diiudiitkan Kuiiilcdgt* cli'iigan 
dukung.in The lapan 
rcnindalion, National 
Sc ir-nr es Council, dan Tsing 

I iiiii University laswan 
Komhi Efcsekutil IA.CS kW 
adalah Kuan I (sing Chen, ' ho Hee feon, i hua Beng hlual 
leannie Martini Tejaswani Niranlana, dan Sunya Voshirni, 

IACS terbii tiap April, Agusiu^. dan Pesembcr Anda bisa 
membar.a semua edisi IACS di peipustakaan KUN( I 

\ MUHARAMMI 



iaiS iii.ik'miiij kWrnan lulisan beragam loplk ka]iai bu 
1 1 i -i toslologl. ekonomi poUmtj komunikatk pertdldikai 
(flctra, iJ-ii.ii. scni, gendoi, p.is.-,it.oiiiniai dan ka[lai 
ktimp-n-ua. Selaln dalam bahasa Inggrfs, \M S rnenerima tulisan 
dalam seiuruh hahasa Asia, Lebtti rinci lentang lulfean, silahkaii 
luihunpi Kuan-HsingChcn t. ii mi nlhu.eduJw) dan C3wa Bmg 
Huai m» cbhtfleorth.nus«dtJ4gt, lenianfl jarii i dan 

aklrWlOS-aktiVltas IA< S. kunjlihgb wwM.inlrr-asia.org 



Intew-A*.!" 
Cultural Studies 



■ 




4 



-